ilustrasi belanja sesuai kebutuhan (pexels.com/Ninthgrid)
Mengganti nama brand bukan perkara mudah. Kamu harus membangun ulang kepercayaan, pengenalan, dan identitas. Biayanya tidak kecil, risikonya pun besar.
Secara psikologis, perubahan nama bisa membingungkan pelanggan lama. Mereka bertanya-tanya apakah kualitas ikut berubah. Karena itu, memilih nama sejak awal adalah keputusan strategis, bukan sekadar formalitas.
Pada akhirnya, nama brand adalah investasi jangka panjang. Ia bekerja diam-diam memengaruhi cara orang melihat dan menilai bisnis kamu. Nama yang tepat bisa membuka pintu, sementara nama asal-asalan bisa jadi penghalang.
Jadi sebelum menetapkan nama, luangkan waktu untuk berpikir lebih dalam. Tanyakan apakah nama itu mudah diingat, relevan, dan sesuai dengan arah bisnismu. Karena di kepala pembeli, nama adalah cerita pertama tentang brand kamu.