Jakarta, IDN Times - Tak pernah terpikirkan oleh Juli Nursandi bahwa hobinya dalam membudidayakan ikan bisa menjadi ladang rejeki baginya. Bahkan kini, dosen budi daya perikanan dari Politeknik Negeri Lampung itu dianggap sebagai pelopor budi daya ikan dalam ember atau yang lebih sering disebut budikdamber.
Juli sudah mulai kegiatan tersebut sejak 2015. Budikdamber mulai booming sekitar 2018-2019 dan kembali dilakoni banyak orang saat ini. Banyak orang mulai mencari hobi yang bisa dilakukan sambil berdiam diri di rumah saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) virus corona.
Kepada IDN Times, Juli menuturkan pengalamannya membudidayakan ikan dengan instalasi dalam ember. Menurutnya, tidak akan ada keuntungan secara finansial jika hanya berternak ikan dalam ember tanpa strategi tambahan.
"Kalau dihitung matematis rugi pasti kalau jual ikan saja," kata Juli beberapa waktu lalu. Persoalannya biaya pakan itu mahal. Belum lagi ikan yang mati, loncat dari ember, dan berbagai tantangan lainnya.
Bagi kamu yang ingin mencoba budikdamber dan bisa meraup keuntungan yang maksimal, Juli punya tips yang bisa kamu praktekkan. Yuk, simak agar bisa sukses seperti Juli!