Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI)
menyoroti laju kredit perbankan pada November 2025 tercatat 7,74 persen secara tahunan (year on year/yoy), meningkat tipis dibanding Oktober sebesar 7,36 persen. Meski ada kenaikan, capaian ini mencerminkan permintaan kredit masih relatif lemah.
"Permintaan kredit terindikasi belum kuat dipengaruhi oleh perilaku wait and see dari pelaku usaha, optimalisasi pembiayaan internal oleh korporasi, serta penurunan suku bunga kredit yang masih lambat," ungkap Gubernur BI, Perry Warjiyo, Rabu (17/12/2025).
