Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
20251016_154725(1).jpg
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan. (IDN Times/Trio Hamdani)

Intinya sih...

  • Luhut optimistis tarif antara AS dan Indonesia turun dari 19 persen

  • Hubungan baik Prabowo- Trump menjadi faktor penurunan tarif

  • Meski ada kendala, Luhut apresiasi kerja keras Airlangga Hartarto dalam negosiasi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengaku optimistis kesepakatan tarif antara Amerika Serikat dan Indonesia berpotensi turun dari 19 persen.

Menurut dia, penurunan tarif kedua negara bisa terjadi mengingat hubungan baik Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS, Donald Trump, yang diklaim sangat dekat.

"Jangan-jangan tiba-tiba Trump datang dengan anunya lagi, 'Presiden tanya masa kau kasih 19, kasih lah aku 15, oh ya 15', bisa saja gitu kita nggak tahu kan," kata Luhut di Kantor DEN, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Luhut mengakui masih ada beberapa masalah kecil dalam proses negosiasi. Namun, kendala tersebut masih di bawah kendali Pemerintah Indonesia. Ia pun mengapresiasi kerja keras Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Saya kira Pak Airlangga sudah bekerja keras dengan tim. Saya pikir (negosiasi) mereka nanti biarlah tetap di White House. Kita doakan saja," kata dia.

Prabowo akan menandatangani dokumen final kesepakatan tarif resiproka Indonesia-AS bersama Presiden AS Donald Trump, setelah penyusunan draf perjanjian (legal drafting) rampung. Pimpinan kedua negara dijadwalan akan bertemu pekan depan.

Editorial Team