Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat waspada terhadap peredaran uang palsu. Masyarakat juga diimbau mampu membedakan keaslian uang rupiah yang beredar dan digunakan dalam transaksi.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali mengatakan, kualitas uang palsu yang beredar masih jauh di bawah standar uang rupiah asli. Karena itu, uang palsu dinilai lebih mudah dikenali masyarakat.
“Berdasarkan penelitian terhadap temuan uang palsu, kualitas uang palsu yang diproduksi selama ini relatif sangat rendah. Kami berharap masyarakat dapat dengan mudah mengenalinya melalui metode 3D: dilihat, diraba, dan diterawang,” ujar Ricky dalam konferensi pers pemusnahan uang rupiah palsu di Kompleks Bank Indonesia, Rabu (13/5/2026).
