Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menanti Hasil Rapat BI, Rupiah Menguat Tipis terhadap Dolar AS
Ilustrasi dolar AS (IDN Times/Holy Kartika)

Jakarta, IDN TimesNilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (19/4/2022).

Dikutip dari Bloomberg, rupiah menguat 2 poin ke level Rp14.354 per dolar AS pagi ini. Pada penutupan sebelumnya, Senin (18/4) sore, rupiah berada di level Rp14.356 per dolar.

1. Pasar masih dibayangi sentimen negatif terhadap ancang-ancang The Fed naikkan suku bunga

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan nilai tukar rupiah berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. Sebab, masih ada sentimen negatif terhadap kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) yang bisa berimbas pada nilai tukar rupiah.

"Nilai tukar rupiah masih berpeluang melemah hari ini terhadap dollar AS karena sentimen kenaikan suku bunga acuan AS yang lebih agresif," kata Ariston kepada IDN Times.

Dia mengatakan, Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) menyatakan ada peluang kenaikan suku bunga acuan hingga 75 basis poin menjadi 3,5 persen di akhir tahun.

"Kalau ini terjadi, skenario ini lebih agresif dibandingkan perkiraan pasar saat ini yang memperkirakan di akhir tahun mungkin menjadi 2,00-2,25 persen," tutur Ariston.

2. RI berupaya tahan dampak kebijakan The Fed terhadap nilai tukar rupiah

Meski begitu, dia juga mengatakan nilai tukar rupiah punya potensi menahan pelemahan, dikarenakan minat investor yang tinggi terhadap pasar keuangan Indonesia, serta adanya surplus neraca perdagangan. 

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) yang akan menggelar rapat dewan gubernur (RDG) siang ini diprediksi akan tetap mempertahankan suku bunga acuan. Hal ini dinilai bisa menetralisir dampak negatif atas ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan AS.

"BI mungkin akan menyuarakan optimismenya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan bisa saja menyatakan kesiapsediaannya mengetatkan kebijakan moneter bila tekanan inflasi berlanjut. Sikap BI ini bisa menetralisir dampak negatif ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS yang agresif terhadap nilai tukar rupiah/dollar AS," tutur dia.

Potensi pelemahan ke kisaran 14370, sementara potensi penguatan ke kisaran 14340.

3. Prediksi pergerakan rupiah hari ini

Ariston memprediksi, nilai tukar rupiah akan bergerak pada kisaran Rp14.340-14.370 per dolar AS hari ini.

"Pergerakan rupiah mungkin masih dalam fase konsolidasi di kisaran terbatas," ucap Ariston.

Editorial Team