Ilustrasi beli tiket dadakan (123rf.com/milkos)
Selain itu, Dudy juga turut menyampaikan sejumlah kebijakan yang bisa membantu pemudik merayakan Lebaran di kampung halaman bersama dengan handai taulan dan sanak keluarga.
Kebijakan itu sejalan dengan penugasan Presiden Prabowo Subianto yang ingin negara hadir dan memberikan bantuan nyata kepada rakyat, terlebih dalam momen penting Lebaran ini.
"Salah satu bentuk nyata kehadiran negara adalah dengan adanya beberapa insentif dan kebijakan seperti penurunan tarif tiket pesawat sekitar 14 persen, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan biaya lebih terjangkau," kata Dudy.
Kemudian, sambung Dudy, program diskon tarif tol sampai dengan 20 persen dan program mudik gratis gratis agar semua masyarakat tak terkendala biaya dan menikmati fasilitas umum.
Dudy juga menyampaikan, pemerintah mendukung kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat untuk bekerja dari mana saja agar dapat merencanakan dan melaksanakan mudik dengan lebih mudah.
"Bersama kepolisian dan kementerian pekerjaan umum, Kementerian Perhubungan menghadirkan pembatasan anggota barang selama masa mudik dan arus balik lebaran. Tujuannya untuk memperlancar perjalanan pemudik dan menjamin keselamatan semua pihak," kata Dudy.
"Dengan perbaikan ini, negara tidak hanya hadir secara fisik, tapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan bahagia bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran," sambungnya.