Jakarta, IDN Times - Perusahaan perlengkapan olahraga Nike mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 775 karyawan di Amerika Serikat (AS), pada Senin (26/1/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mempercepat otomatisasi proses bisnis serta meningkatkan profitabilitas perusahaan di tengah perubahan industri ritel global.
PHK tersebut terutama berdampak pada karyawan yang bekerja di pusat distribusi Nike yang berlokasi di Tennessee dan Mississippi. Menurut perusahaan, keputusan ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang berfokus pada efisiensi operasional dan adaptasi terhadap teknologi baru di bidang logistik dan rantai pasok.
