Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sejumlah langkah yang dilakukan untuk menjawab kekhawatiran investor global terhadap pasar modal Indonesia. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan fundamental pasar di tengah tekanan global.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, arus modal asing keluar (outflow) masih dipengaruhi kondisi geopolitik dan geoekonomi global, termasuk kebijakan suku bunga tinggi Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed.
“Terjadi outflow ya karena memang saat ini kondisi dari faktor geopolitik dan geoekonomi secara global di mana tentu kalau dari The Fed higher for longer, makanya pada outflow. Namun, selama kita yakini fundamental kita baik, ya kita harapkan ini akan bisa berbalik,” ujar perempuan yang karib disapa Kiki tersebut, Selasa (5/5/2026).
