Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
10 Orang Terkaya di Iran 2026 yang Bertahan di Tengah Krisis Internasional
Orang Terkaya di Iran (forbes.com I ffnews.com I commons.wikimedia.org I evertonfc.com)
  • Di tengah krisis geopolitik dan sanksi ekonomi 2025–2026, sejumlah pengusaha berdarah Iran tetap bertahan berkat bisnis global yang terdiversifikasi di sektor teknologi, investasi, hingga properti.
  • Pierre Omidyar menempati posisi teratas dengan kekayaan sekitar 11,8 miliar dolar AS dari eBay dan Omidyar Network, disusul Behdad Eghbali serta Kamal Ghaffarian di sektor investasi dan luar angkasa.
  • Daftar miliarder lainnya seperti Farhad Moshiri, keluarga Ghermezian, hingga Isaac Larian menunjukkan bahwa diversifikasi aset dan inovasi menjadi kunci utama mempertahankan kekayaan di tengah tekanan global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Konflik geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sepanjang 2025 hingga 2026 membuat kondisi ekonomi negara tersebut menjadi sorotan dunia. Tekanan berupa sanksi ekonomi, pelemahan mata uang, hingga ketidakpastian investasi membuat banyak sektor domestik mengalami guncangan yang cukup signifikan.

Namun, di balik situasi tersebut, ada sejumlah pengusaha berdarah Iran yang justru tetap mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kekayaannya secara global. Hal ini terjadi karena sebagian besar dari mereka telah lama mengalihkan fokus bisnis ke luar negeri dengan portofolio yang kuat dan terdiversifikasi. Mereka bermain di sektor strategis seperti teknologi, investasi, hingga properti berskala internasional.

Lalu, siapa saja orang terkaya di Iran 2026 yang masih berjaya di tengah tekanan global ini? Yuk, simak daftar lengkapnya berikut!

1. Pierre Omidyar menjadi miliarder teknologi paling sukses

Pierre Omidyar (forbes.com)

Pierre Omidyar merupakan sosok penting di balik kesuksesan eBay, platform marketplace global yang menjadi pionir dalam dunia perdagangan digital modern. Lahir dari keluarga Iran, ia kemudian tumbuh dan mengembangkan kariernya di Amerika Serikat hingga berhasil membangun bisnis yang mengubah perilaku konsumen di seluruh dunia. Kesuksesannya tidak hanya berasal dari inovasi teknologi, tetapi juga dari kemampuannya membaca peluang di era internet yang terus berkembang.

Selain mengandalkan kepemilikan saham di eBay, Omidyar juga aktif mengembangkan investasi melalui Omidyar Network yang fokus pada pendanaan sosial dan media independen. Kekayaannya diperkirakan mencapai 11,8 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp198 triliun pada 2026, menjadikannya sebagai orang terkaya di Iran 2026 dengan selisih yang cukup jauh dibandingkan tokoh lainnya. Dominasi kekayaan ini menunjukkan betapa kuatnya sektor teknologi dalam menciptakan miliarder global.

2. Behdad Eghbali sukses lewat investasi private equity

Behdad Eghbali (ffnews.com)

Behdad Eghbali dikenal sebagai salah satu pendiri Clearlake Capital, perusahaan private equity yang memiliki pengaruh besar dalam dunia investasi global. Ia membangun kekayaannya melalui strategi akuisisi perusahaan di berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga industri konsumen. Pendekatan investasinya yang agresif namun terukur membuat Clearlake Capital berkembang pesat dalam waktu relatif singkat.

Selain itu, ekspansi bisnisnya yang mulai merambah sektor olahraga di Eropa semakin memperkuat portofolio investasinya. Kekayaan Eghbali diperkirakan mencapai 3,9 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp65,44 triliun pada 2026, menjadikannya salah satu investor paling berpengaruh berdarah Iran. Keberhasilannya membuktikan bahwa private equity masih menjadi salah satu jalur tercepat untuk mengakumulasi kekayaan dalam skala besar.

3. Kamal Ghaffarian fokus pada industri luar angkasa

Kamal Ghaffarian (commons.wikimedia.org)

Kamal Ghaffarian merupakan contoh pengusaha visioner yang berani mengambil langkah di sektor teknologi masa depan, khususnya industri luar angkasa dan energi. Ia mendirikan perusahaan seperti Axiom Space dan Intuitive Machines yang menjalin kerja sama strategis dengan NASA. Fokusnya pada inovasi membuatnya berada di garis depan perkembangan industri antariksa global.

Kekayaannya kini mencapai 2,9 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp48,66 triliun dan terus menunjukkan tren peningkatan yang stabil. Ghaffarian tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga ikut mendorong kemajuan teknologi yang berdampak luas bagi masa depan manusia. Sosoknya menjadi representasi generasi baru miliarder Iran yang mengandalkan inovasi sebagai sumber utama kekayaan.

4. Farhad Moshiri mengandalkan investasi global

Farhad Moshiri (evertonfc.com)

Farhad Moshiri merupakan investor Iran-Inggris yang dikenal luas karena portofolio bisnisnya yang tersebar di berbagai sektor, termasuk energi, logam, dan olahraga. Ia juga menjadi sorotan publik karena kepemilikan saham mayoritas di klub sepak bola Everton yang berlaga di Liga Inggris. Investasinya yang bersifat jangka panjang membuat posisinya tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Dengan kekayaan sekitar 2,7 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp45,31 triliun pada 2026, Moshiri tetap menjadi salah satu nama besar dalam daftar orang terkaya di Iran 2026. Meskipun mengalami penurunan peringkat dibandingkan sebelumnya, ia masih mampu mempertahankan stabilitas finansialnya. Hal ini menunjukkan pentingnya diversifikasi aset dalam menjaga kekayaan jangka panjang.

5. Keluarga Ghermezian menguasai bisnis properti besar

Keluarga Ghermezian (bloomberg.com)

Keluarga Ghermezian dikenal sebagai pemain besar dalam industri properti global, khususnya di Amerika Utara. Mereka berada di balik pembangunan pusat perbelanjaan ikonik seperti Mall of America dan West Edmonton Mall yang menjadi destinasi wisata sekaligus pusat ekonomi. Skala bisnis mereka mencerminkan kekuatan sektor real estate dalam menciptakan nilai ekonomi yang besar.

Total kekayaan keluarga ini diperkirakan mencapai 2,5 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp41,95 triliun, tergantung pada valuasi aset properti yang dimiliki. Meski sektor properti kerap mengalami fluktuasi, posisi mereka tetap kuat berkat proyek-proyek berskala besar yang terus menghasilkan pendapatan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa properti masih menjadi aset strategis dalam jangka panjang.

6. Hassan Khosrowshahi sukses di ritel elektronik

Hassan Khosrowshahi (wesbild.com)

Hassan Khosrowshahi membangun fondasi kekayaannya melalui jaringan ritel elektronik Future Shop yang berkembang pesat di Kanada. Setelah bisnis tersebut diakuisisi oleh Best Buy, ia berhasil mengamankan keuntungan besar yang kemudian dialihkan ke sektor investasi. Langkah ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan bisnisnya.

Saat ini, kekayaannya diperkirakan mencapai 1,8 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp30,2 triliun pada 2026. Ia aktif mengelola investasi melalui Persis Holdings dengan fokus pada berbagai sektor potensial. Strateginya dalam melakukan exit dan reinvestasi menjadi contoh bagaimana pengusaha dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kekayaan setelah menjual bisnis utama.

7. Paul dan David Merage terkenal lewat produk makanan

Paul (kiri) dan David Merage (kanan) (entrepreneur.com)

Paul dan David Merage dikenal sebagai inovator di industri makanan berkat produk Hot Pockets yang sukses di pasar global. Produk tersebut kemudian dijual ke Nestlé dan menjadi sumber kekayaan utama mereka. Keputusan menjual bisnis di waktu yang tepat menjadi salah satu langkah strategis yang mengubah hidup mereka.

Setelah itu, mereka mengalihkan fokus ke sektor investasi, khususnya di bidang real estate dan pasar keuangan. Kekayaan keluarga Merage diperkirakan mencapai 1,8 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp30,2 triliun. Keberhasilan mereka menunjukkan bahwa industri makanan juga dapat menjadi batu loncatan menuju kekayaan besar jika dikelola dengan strategi yang tepat.

8. David Alliance berjaya di industri tekstil

David Alliance (commons.wikimedia.org)

David Alliance merupakan pengusaha sukses di Inggris yang membangun kekayaan melalui industri tekstil dan ritel. Ia mengendalikan perusahaan besar seperti Coats Viyella dan N Brown Group yang memiliki pengaruh luas di pasar Eropa. Kiprahnya di dunia bisnis bahkan membuatnya mendapatkan gelar bangsawan.

Dengan kekayaan sekitar 1,5 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp25,17 triliun, Alliance menjadi salah satu tokoh penting dalam industri tekstil global. Ia membuktikan bahwa sektor tradisional tetap memiliki potensi besar jika dikelola dengan inovasi dan strategi yang tepat. Konsistensinya dalam bisnis menjadi kunci utama kesuksesannya.

9. Manny Mashouf mengembangkan bisnis fesyen global

Manny Mashouf (commons.wikimedia.org)

Manny Mashouf adalah pendiri Bebe Stores, merek fesyen yang dikenal luas di Amerika Serikat. Ia membangun brand tersebut dengan konsep gaya hidup modern yang menyasar pasar perempuan urban. Selain itu, ia juga aktif melakukan ekspansi bisnis ke sektor hiburan dan media.

Kekayaannya diperkirakan mencapai 1,3 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp21,81 triliun. Strategi diversifikasi yang ia lakukan membuatnya tetap relevan di tengah perubahan tren industri fesyen yang sangat dinamis. Hal ini menunjukkan bahwa adaptasi menjadi kunci utama dalam mempertahankan bisnis di sektor kreatif.

10. Isaac Larian membangun kerajaan bisnis mainan

Isaac Larian (forbes.com)

Isaac Larian merupakan pendiri MGA Entertainment, perusahaan mainan global yang sukses melahirkan berbagai produk populer seperti Bratz dan L.O.L. Surprise!. Ia memulai perjalanan bisnisnya dari nol setelah pindah ke Amerika Serikat dan menghadapi berbagai tantangan di awal kariernya. Perjuangannya menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha.

Kekayaannya kini mencapai sekitar 1,1 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp18,46 triliun. Bisnis yang ia bangun terus berkembang dengan inovasi produk yang mengikuti tren pasar anak-anak. Larian membuktikan bahwa industri hiburan dan mainan memiliki potensi besar dalam menciptakan kekayaan global.

Deretan orang terkaya di Iran 2026 ini membuktikan bahwa kekayaan tidak selalu bergantung pada kondisi ekonomi dalam negeri. Banyak dari mereka justru berhasil karena mampu membangun bisnis global dan melakukan diversifikasi aset secara cerdas. Dari kisah mereka, kamu bisa belajar bahwa strategi, inovasi, dan keberanian mengambil peluang menjadi kunci utama untuk mencapai kesuksesan finansial di level dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team