Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2026-02-02 at 12.22.37.jpeg
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan 442,44 poin atau minus 5,31 persen ke level 7.887,16 pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia pada Senin (2/2/2026). (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Intinya sih...

  • Friderica Widyasari Dewi, anggota OJK, mengimbau investor agar tetap tenang menghadapi volatilitas pasar modal.

  • IHSG kandas 4,88 persen ke level 7.922,73 pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026).

  • OJK bersama SRO memastikan seluruh perdagangan dilakukan secara teratur, wajar, dan efisien.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengimbau para investor tidak panik menghadapi volatilitas pasar modal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir hingga saat ini.

Untuk diketahui, IHSG kandas hari ini setelah anjlok 4,88 persen ke level 7.922,73 pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026).

"Kami mengimbau kepada seluruh investor di Tanah Air seluruh investor pasar modal untuk tetap tenang, tidak panik, dan kalau kita melihat investasi di pasar modal itu kan melihat jangka panjang ya, melihat fundamental ekonomi kita sangat baik dan juga kalau kita melihat prospek ke depan juga sangat baik," tutur Friderica di Gedung BEI Jakarta.

Perempuan yang karib disapa Kiki tersebut mengatakan, pihaknya bersama dengan Self Regulatory Organization (SRO) seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memastikan seluruh perdagangan dilakukan secara teratur, wajar, dan efisien.

"Jadi tolong jangan panik ya, tetap tenang dan kita semua di sini OJK, SRO, we are doing our job. Kita memastikan semuanya dapat dilaksanakan dengan baik begitu ya," kata Kiki.

Editorial Team