Jakarta, IDN Times — Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh militer Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (3/1/2026), langsung memicu perhatian pelaku pasar energi global. Aksi tersebut membuka kembali pertanyaan lama tentang masa depan cadangan minyak Venezuela yang merupakan salah satu terbesar di dunia, sekaligus potensi dampaknya terhadap harga minyak internasional.
Meski perdagangan kontrak minyak tidak berlangsung pada akhir pekan, pasar diperkirakan akan bereaksi saat dibuka kembali. Namun, sejumlah analis menilai bahwa efek jangka panjang terhadap harga minyak global sangat bergantung pada kondisi politik Venezuela pasca-Maduro dan stabilitas pemerintahan yang terbentuk setelahnya.
Apakah penangkapan Maduro langsung menaikkan harga minyak? | Kenaikan harga diperkirakan terbatas dan lebih bersifat jangka pendek. |
Seberapa besar peran Venezuela di pasar minyak global saat ini? | Venezuela memproduksi kurang dari 1 persen pasokan minyak dunia. |
Mengapa dampaknya ke konsumen AS kecil? | Impor minyak Venezuela ke AS sangat kecil dan hampir tidak berpengaruh ke harga bensin. |
