Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perang Rusia-Ukraina Bikin Harga Referensi CPO Maret Naik 8,93 Persen
ilustrasi kelapa sawit (IDN Times/Sunariyah)

Jakarta, IDN Times - Harga referensi produk minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode Maret 2022 adalah 1.432,24 dolar Amerika Serikat (AS) per metrik ton (MT).

Harga referensi tersebut naik 117,46 dolar AS atau 8,93 persen dari periode Februari 2022, yaitu sebesar 1.314,78 dolar AS per MT.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, kenaikan harga referensi CPO dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu menurunnya pasokan CPO dikarenakan curah hujan yang tinggi di Indonesia, penurunan jumlah tenaga kerja di perkebunan sawit Malaysia akibat pandemik, serta kekhawatiran akibat adanya ketegangan politik yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina.

Pemberlakuan kebijakan baru di Indonesia berupa pengaturan ekspor CPO dan produk turunannya, serta kebijakan domestic market obligation (DMO) juga dianggap sebagai pembatasan ekspor oleh negara tujuan. Hal ini membuat India menurunkan pajak impor CPO dari 7,5 persen menjadi 5 persen.

1. Bea keluar CPO sebesar US$200/MT

Stasiun Karantina Pertanian Merauke

Adapun penetapan harga referensi CPO untuk Maret itu sudah dituangkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 10Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

Dengan harga referensi CPO tersebut, maka ditetapkan bea keluar sebesar 200 dolar AS per MT untuk bulan Maret.

“Saat ini harga referensi CPO telah jauh melampaui threshold 750 dolar AS/MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan bea keluar CPO sebesar 200 dolar AS/MT untuk periode Maret 2022,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana dalam keterangan resmi, Senin (28/2/2022).

Bea keluar CPO untuk Maret2022 merujuk pada Kolom 12 Lampiran I Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 1/PMK.010/2022 sebesar 200 dolar/MT. Nilai tersebut tidak berubah dari bea keluar CPO pada bulan ini.

2. Harga referensi biji kakao juga naik

Ilustrasi petani kakao. IDN Times/Humas Pemkab Kutim

Selain itu, Kemendag juga menetapkan harga referensi biji kakao untuk Maret 2022 sebesar 2.627,71 dolar AS/MT, meningkat 4,17 persen atau 105,08 dolar AS dari bulan sebelumnya, yaitu sebesar 2.522,63 dolar AS/MT.

Hal ini berdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Maret 2022 menjadi 2.337 dolar AS/MT, meningkat 4,61 persen atau 103 dolar AS dari periode sebelumnya, yaitu sebesar 2.234 dolar AS/MT.

3. Penyebab harga referensi dan HPE biji kakao naik

Ilustrasi biji kakao (pixabay.com/gate74)

Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi meningkatnya permintaan pasar akibat pemulihan yang ditandai dengan berkurangnya pembatasan serta adanya penurunan pasokan kakao akibat angin kering harmattan di Ghana.

Penurunan ini tidak berdampak pada bea biji kakao, yaitu tetap 5 persen. Hal tersebut tercantum pada Kolom 2 Lampiran I Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No.1/PMK.010/2022.

Untuk HPE produk kulit tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya. Sedangkan, untuk produk kayu, terdapat beberapa perubahan HPE. Bea keluar produk kayu dan kulit tidak mengalami perubahan yang tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No 1/PMK.010/2022.

Editorial Team