Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penanganan terhadap korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang oleh RSPP (Dok. Pertamina)
Penanganan terhadap korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang oleh RSPP (Dok. Pertamina)

Intinya sih...

  • Pertamina akan melepas bisnis RS, hotel, dan maskapai ke holding Danantara.

  • Unit bisnis RS Pertamina adalah PT Pertamina Bina Medika IHC yang mengelola 72 RS.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina (Persero) akan melepas unit bisnisnya yang tak bergerak di sektor minyak dan gas (migas).

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, mengatakan salah satu unit bisnis yang akan dilepas ialah rumah sakit (RS). Adapun unit bisnis RS Pertamina adalah PT Pertamina Bina Medika IHC atau PIHC. Perusahaan itu mengelola 72 RS, yang terdiri dari 16 unit usaha, 21 anak usaha, dan 35 anggota (membership).

“Pertamina tidak akan punya lagi perusahaan yang non-related kepada oil and gas. Seluruh perusahaan Pertamina yang non-oil and gas itu akan di spin out,” kata Dony dalam CBNC Indonesia Economic Outlook 2026, di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Danantara nantinya akan membentuk holding BUMN rumah sakit tersendiri.

"Kan banyak rumah sakit kita, jadi nanti IHC itu diambil oleh Danantara, jadi holding sendiri, rumah sakit," ucap Dony.

Selain RS, Pertamina juga akan melepas unit bisnis hotel dan maskapai (Pelita Air Service).

"Jadi mulai dari yang paling dekat itu pasti IHC, rumah sakit ya kan, hotel, kemudian tadi airlines, asuransi lagi kita review, kemudian bisnis yang lainnya apa lagi, ada juga yang kita, apa namanya, divestasi, kemudian bisnis yang non-related, itu kita lakukan proses," ujar dia.

Editorial Team