Anak Usaha Pertamina Punya 17 Direksi, Danantara: Itu Transisi

- Anak usaha Pertamina, Danantara Indonesia, memiliki 17 direksi dan 12 komisaris setelah merger tiga anak usaha Pertamina.
- Proses transisi dari merger masih berlangsung, dengan target rampung pada Oktober mendatang untuk menghindari gangguan bisnis.
- Konsolidasi bisnis bukan proses yang mudah, sehingga membutuhkan waktu. Subholding downstream Pertamina memiliki 12 komisaris dan 16 direksi.
Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia buka suara soal gemuknya jumlah pimpinan anak usaha PT Pertamina (Persero) subholding downstream.
Adapun subholding downstream yang dimaksud adalah perusahaan hasil penggabungan tiga anak usaha Pertamina, yakni PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).
Setelah merger, perusahaan tersebut ternyata memiliki 17 direksi dan 12 komisaris. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, jumlah pimpinan subholding downstream Pertamina masih banyak, karena masih proses transisi dari merger.
Meski ketiga anak usaha Pertamina itu sudah resmi di-merger, namun proses penggabungannya masih berlangsung. Targetnya, seluruh tahap penggabungan rampung pada Oktober mendatang.
“Nah itu transisi kan, ya proses itu nanti Oktober akan ada hasilnya seperti apa,” ucap Dony.
Dony mengatakan, proses transisi diperlukan agar bisnis dari subholding downstream Pertamina tidak terganggu.
“Enggak apa-apa (banyak jumlah pimpinannya), jadi teman-teman harus melihat bahwa ini proses semua yang melakukan perusahaan itu kan ada tahapan. Kita enggak mau tiba-tiba sok-sok-an jadi 7 atau 8, terus jadi berantakan, makanya tadi masih tetap kan,” kata Dony.
Dony mengungkapkan, konsolidasi bisnis bukan proses yang mudah, sehingga membutuhkan waktu.
“Tapi mereka ini mengerjakan proses konsolidasi, mengkonsolidasikan bisnis itu kan enggak gampang, butuh waktu,” ujar Dony.
Berdasarkan informasi yang beredar, subholding downstream Pertamina memiliki 12 komisaris dan 16 direksi, sebagai berikut:
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama: Sabar Yudo Suroso
2. Wakil Komisaris Utama: Agustina Arumsari
3. Komisaris: Bambang Suswantono
4. Komisaris: Ahmad Erani Yustika
5. Komisaris: Wanti Waranei Franky Mamahit
6. Komisaris: Panel Barus
7. Komisaris: Tina Talisa
8. Komisaris: Andy Rachmianto
9. Komisaris: Ardhy N. Mokobombang
10. Komisaris Independen: Sudung Situmorang
11. Komisaris Independen: Siti Zahra Aghnia
12. Komisaris Independen: Prabunindya Revta Revolusi
Dewan Direksi
1. Direktur Utama: Mars Ega Legowo Putra
2. Wakil Direktur Utama: Taufik Aditiyawarman
3. Direktur Transformasi, Digitalisasi, & Sustainability: Tenny Elfrida
4. Direktur Penunjang Bisnis: Putut Andriatno
5. Direktur Sumber Daya Manusia: Dewi Kurnia Salwa
6. Direktur Optimasi Hilir & Distribusi: Hari Purnomo
7. Direktur Kelembagaan & Kepatuhan: Kadek Ambara Jaya
8. Direktur Armada Logistik: Arif Yunianto
9. Direktur Perencanaan & Pertumbuhan Bisnis: Joko Pranoto
10. Direktur Operasi Kilang: Didik Bahagia
11. Direktur Niaga: Erwin Suryadi
12. Direktur Pemasaran Retail: Eko Ricky Susanto
13. Direktur Pemasaran Korporat: Alimuddin Baso
14. Direktur Infrastruktur, Proyek, & Asset Integrity: Setyo Pitoyo
15. Direktur Manajemen Risiko: Rahman Pramono Wibowo
16. Direktur Keuangan: Bagus Agung Rahadiansyah.


















