ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/RDNE Stock project)
User pasti akan lebih banyak bertanya tentang kemampuan kamu pada posisi yang dilamar. Berikut daftar pertanyaan wawancaranya:
10. Apakah Anda sudah memahami job description pekerjaan ini?
Pertanyaan ini bisa dijawab dengan memperhatikan dua hal. Pertama, jika kamu sudah benar-benar paham, maka tinggal langsung menjelaskan dengan jujur untuk membuat user yakin.
Kedua, jika belum yakin, kamu bisa menjelaskan dulu tentang apa yang kamu pahami. Lalu, akhiri dengan pertanyaan balik ke user untuk mengonfirmasi hal-hal yang belum kamu ketahui. User biasanya akan tetap menjelaskan kepadamu dengan senang hati.
11. Bisa jelaskan langkah-langkah kamu menyelesaikan tugas [posisi yang dilamar]?
Pertanyaan ini biasanya ditanyakan oleh user yang ingin tahu langsung tentang bagaimana cara kamu untuk membantunya dalam pekerjaan. Biasanya mereka ingin melihat apakah kamu memiliki proses atau jalan pikir yang sistematis atau tidak.
Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan menceritakan langkah-langkah yang biasanya dilakukan. Mulai dari perencanaan, eksekusi, hingga evaluasi.
12. Apa metrik yang biasanya kamu gunakan untuk mengukur keberhasilan pekerjaan?
Bagi beberapa posisi yang membutuhkan metrik untuk mengukur keberhasilan, pertanyaan ini biasanya selalu ditanyakan oleh user. Oleh sebab itu, kamu perlu riset terlebih dahulu tentang posisi yang kamu lamar, termasuk metrik yang digunakan.
13. Bagaimana pendekatanmu saat menganalisis data atau hasil pekerjaan agar sesuai target?
Kalau pertanyaan ini biasanya diajukan saat user ingin melihat kemampuan analisis dan pengambilan keputusan berbasis data. Kamu bisa menceritakan tentang pendekatan yang biasa digunakan, mulai dari pengumpulan data, analisis, hingga rekomendasi.
14. Kalau Anda masuk ke tim saya, kontribusi paling cepat apa yang bisa Anda berikan?
Pertanyaan ini menilai inisiatif dan kemampuanmu dalam memberikan nilai tambah bagi tim. User ingin tahu kesiapan kamu untuk masuk ke tim yang baru dan beradaptasi dengan cepat.
Untuk menjawabnya, kamu bisa menceritakan kemampuan atau pengalaman sebelumnya yang bisa diadopsi ke perusahaan tersebut. Hal itu akan memberikan kesan kompeten dan proaktif.
15. Apa yang membuatmu tertarik dengan bidang atau pekerjaan ini?
Pertanyaan user ini menguji motivasi dan ketertarikanmu pada posisi atau pekerjaan tersebut. User ingin melihat apakah minatmu sesuai dengan posisi yang mereka butuhkan di perusahaan.
Cara menjawabnya bisa dengan menjelaskan hal-hal teknis pada posisi tersebut yang paling menarik bagimu.
16. Menurutmu, apa tantangan terbesar di posisi ini?
Biasanya pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui pemahamanmu tentang pekerjaan dan risiko yang akan muncul. User ingin tahu kesiapan kamu dalam menghadapi tantangan dan melihat realitas yang terjadi di depan.
Kamu bisa menceritakan sudut pandangmu tentang tantangan yang berkaitan dengan posisi tersebut. Jangan lupa sampaikan cara-cara untuk menghadapinya.
17. Jika saya meminta Anda menyelesaikan laporan dalam waktu singkat, apa langkah pertama yang dilakukan?
Pertanyaan spesifik dari user seperti ini bertujuan untuk menilai kemampuan kamu dalam membuat rencana dan prioritas saat dihadapkan dengan deadline. User ingin mencari kandidat yang cepat dan terstruktur.
Ceritakan langkah awal, pembagian tugas, hingga strategi manajemen waktu yang baik, sehingga menunjukkan efisiensi dan kemampuan eksekusimu dalam bekerja.
18. Apa acuan yang kamu gunakan untuk memastikan pekerjaan sudah sesuai standar?
Pertanyaan ini menilai pengetahuanmu tentang kualitas dan regulasi internal perusahaan. Sampaikan cara kamu menilai kualitas pekerjaan, misalnya dengan KPI atau checklist tertentu. Sampaikan dengan jelas dan spesifik agar makin meyakinkan user.