Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perusahaan Hiburan Punya Kebun Binatang Mau IPO, Incar Dana Jumbo
Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
  • BEI mengungkap ada perusahaan hiburan dengan bisnis edukasi satwa yang akan segera IPO, namun belum menyebutkan nama perusahaannya secara resmi.
  • Dari total 15 calon emiten di pipeline BEI hingga Agustus 2026, perusahaan hiburan ini disebut berpotensi menghimpun dana terbesar dibanding lainnya.
  • RANS Entertainment sudah membahas rencana IPO sejak 2023, dengan tujuan memperkuat fondasi bisnis yang dibangun oleh Raffi Ahmad.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan akan ada perusahaan yang bergerak di industri hiburan akan segera melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, perusahaan itu memiliki bisnis hiburan riil, dan bisnis edukasi satwa atau kebun binatang.

“Bukan production house, tetapi itu terkait dengan secara riil dapat kita nikmati hiburannya. Artinya, kalau dari sisi anak-anak ingin kita edukasi, ada kebun binatangnya, itu kan relatif secara riil bisa kita lihat,” kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

1. Enggan sebut nama perusahaannya

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Meski begitu, Nyoman enggan menyebut nama perusahaan yang akan IPO secara spsifik. Namun, dia mengatakan, calon emiten itu akan melakukan penghimpunan dana yang paling besar dari perusahaan lain yang ada di daftar calon emiten BEI.

"Yang production house tentunya ada, tetapi kalau kita bandingkan proceed-nya, yang ini tiga kali lipat," tutur Nyoman.

2. Sebanyak 15 calon emiten berpotensi IPO hingga Agustus 2026

Pengunjung berjalan didekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Nyoman mengatakan, dari 15 calon emiten yang masuk dalam pipeline BEI, berpotensi melakukan IPO sampai Agustus 2026.

“Jadi saat ini yang masuk ke pipeline kita Itu adalah 15. Sebelas itu kategori besar, empat kategori menengah. Yang tadi saya sampaikan tersebar dari berbagai sektor,” tutur Nyoman.

3. RANS umumkan mau IPO sejak 2023

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Kabar ini memunculkan nama perusahaan milik Raffi Ahmad, RANS Entertainment. Rencana IPO RANS sudah dibahas sejak 2023 lalu. Pada 1 Februari 2023 lalu, Raffi Ahmad selaku pendiri RANS Entertainment mengatakan, IPO dilakukan untuk memperkuat bisnisnya.

“Untuk IPO, sedang progres. Tunggu aja. Doain aja, pokoknya pasti mantap, tapi kita memang menyiapkan supaya kaki-kaki RANS semakin kuat," ujar Raffi kepada awak media di SCBD, Jakarta,” tutur Raffi.

Editorial Team