Jakarta, IDN Times - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengaku kesulitan menguak jumlah aliran dana untuk organisasi terorisme yang berasal dari kotak amal.
Plt Deputi Bidang Pemberantasan PPATK, Aris Prianto mengatakan, banyaknya kotak amal yang jadi sumber dana organisasi terorisme menyebabkan proses penelusuran jumlahnya tidak mudah.
"Data statistik masih berlanjut karena sumbangan-sumbangan itu melalui kotak amal, ini sulit untuk menghitung karena terlalu banyak. Tapi arus informasi terus berjalan antara kami dengan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)," kata Aris dalam konferensi pers di kantor pusat PPATK, Jakarta, Selasa (21/12/2021).
