Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Mau Kumpulkan Pakar buat Satgas Percepat Izin Usaha
Presiden Prabowo Subianto disambut Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. saat hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. (Dok. Youtube SetPres)
  • Presiden Prabowo menegaskan agar ASN tidak mempersulit izin usaha dan mendorong efisiensi birokrasi demi mempercepat investasi di Indonesia.
  • Prabowo memerintahkan Mensesneg Prasetyo Hadi mengumpulkan pakar untuk membentuk satgas khusus percepatan deregulasi dan penyederhanaan perizinan.
  • Ia menekankan pentingnya mendukung pengusaha yang taat aturan, sambil menindak tegas pihak nakal yang menghambat proses izin dan investasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan di Kejaksaan Agung bahwa perizinan usaha di Indonesia harus dipermudah dan tidak dipersulit. Ia menyoroti lamanya proses izin dibanding negara lain.

13 Mei 2026

Pada kesempatan yang sama, Prabowo memerintahkan Mensesneg Prasetyo Hadi untuk mengumpulkan pakar dalam rangka membentuk satgas percepatan izin usaha dan deregulasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembentukan satuan tugas khusus untuk mempercepat proses perizinan usaha dan menyederhanakan regulasi yang dinilai menghambat investasi.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta para pakar yang akan dilibatkan dalam satgas percepatan izin usaha.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Kejaksaan Agung, Jakarta, saat pertemuan dengan jajaran pemerintah dan pejabat terkait.
  • When?
    Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu, 13 Mei 2026.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan karena banyak pengusaha dan investor mengeluhkan lamanya proses izin usaha di Indonesia dibandingkan negara lain.
  • How?
    Prabowo meminta Mensesneg mengumpulkan pakar untuk membentuk satgas deregulasi, menertibkan birokrasi, serta memastikan ASN bekerja efisien tanpa praktik pungutan atau hambatan administratif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Prabowo marah karena izin usaha di Indonesia lama banget. Katanya pengusaha jadi susah kerja dan investasi. Dia mau izin dibuat cepat dan gampang. Pak Prabowo suruh Menteri kumpulin orang pintar buat bikin tim khusus biar izin bisa keluar lebih cepat. Sekarang mereka lagi siapin tim itu supaya semua jadi lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Presiden Prabowo untuk membentuk satgas percepatan izin usaha menunjukkan komitmen serius terhadap efisiensi birokrasi dan transparansi pelayanan publik. Dengan melibatkan para pakar, upaya ini berpotensi menciptakan sistem perizinan yang lebih sederhana dan adil, sekaligus memberi sinyal positif bagi pengusaha yang ingin berinvestasi secara jujur dan produktif di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk tidak mempersulit izin usaha. Prabowo ingin aparatur sipil negara (ASN) bekerja efisien. Prabowo mengatakan, banyak pengusaha mengeluh karena sulitnya izin usaha di Indonesia sehingga dia meminta dibentuk satgas percepatan izin usaha.

"Permudah perizinan, jangan persulit. Pengusaha-pengusaha juga mengeluh, mereka mau bekerja dan mereka mau investasi, tapi kadang-kadang nunggu izin itu satu tahun, dua tahun. Sedangkan di negara lain dua minggu. Kita harus mengacu kepada negara tetangga. Kalau mereka bisa keluarkan izin dalam dua minggu, kenapa kita dua tahun? Regulasi sederhanakan," ujar Prabowo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

"Kecenderungan regulasi adalah inisiatif dari birokrat-birokrat untuk... terus terang saja saya sampaikan, untuk cari peluang. Ada yang nanti minta kickback, minta uang supaya izinnya dipercepat keluar," sambung dia.

Prabowo mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi untuk mengumpulkan sejumlah pakar untuk membentuk satgas percepatan izin usaha.

"Mensesneg saya minta nanti dikumpulkan pakar-pakar bikin satgas khusus untuk mempercepat deregulasi. Sederhanakan, ya, jangan persulit!" kata dia.

Mantan Menteri Pertahanan itu mengatakan, pengusaha harus didukung untuk bisa menghasilkan lapangan kerja. Namun, apabila ada pengusaha nakal, maka aparat penegak hukum akan bertindak.

"Para pengusaha harus dibantu, harus didukung, yang nakal kita tertibkan, tapi yang baik, yang benar-benar mau bekerja, ya, harus dibantu. Banyak investor juga dari luar negeri mengeluh di Indonesia sering perizinannya lama sekali dan banyak sekali saudara-saudara sekalian ya. Perizinan kadang-kadang ada yang gak masuk akal ya kan. Saya monitor masalah impor, kalau tidak salah, gas, ya, untuk rumah sakit, dipersoalkan ini-itu, ini-itu, akhirnya suplai gas kita sangat tipis untuk rumah sakit hanya soal izin-izin," ucap dia.

Editorial Team