Jakarta, IDN Times – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menghidupkan Bond Stabilization Fund (BSF) milik internal kementerian untuk menjaga stabilitas pasar obligasi, terutama di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah tenor 10 tahun yang saat ini mencapai 6,32 persen. Yield tersebut meningkat dari sebelumnya 5,9 persen.
Kenaikan yield obligasi pemerintah berarti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menghadapi beban pembayaran bunga utang yang lebih berat.
“Saya punya Bond Stabilization Fund sendiri. Itu sebelumnya tidak pernah diaktifkan, jadi sekarang saya hidupkan,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Bincang Bareng Media di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
