Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, alasan kebijakan penempatan dana Rp200 triliun di bank belum berdampak optimal terhadap pertumbuhan kredit perbankan.
Dia menyebut, secara perhitungan awal, suntikan dana tersebut seharusnya mampu mendorong pertumbuhan uang primer (M0) hingga sekitar 13 persen dan diikuti kenaikan kredit ke level dua digit pada akhir tahun.
Hal itu disampaikan Purbaya dalam Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan di IDN HQ, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (16/1/2026).
"Hitungan saya Rp200 triliun itu, itu kan menimbulkan pertumbuhan uang M0 base money-nya ke 13 persen. Harusnya kredit di akhir tahun udah tumbuh ke double digit juga 13 persen," katanya.
