Purbaya Ancam Setop Anggaran ke K/L yang Malas Belanja

- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan menghentikan penyaluran anggaran kepada K/L yang tidak membelanjakan anggarannya sesuai jadwal.
- Purbaya menegaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk mendorong belanja tepat waktu, tepat sasaran, dan tidak bocor.
- Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times menjadi forum diskusi tahunan yang menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif.
Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung lambatnya realisasi belanja anggaran di kementerian dan lembaga (K/L) sudah terjadi sejak lama.
Purbaya mengatakan, persoalan belanja yang seret bukan hal baru. Dia menyebut, sejak puluhan tahun lalu banyak K/L tidak mampu membelanjakan anggarannya tepat waktu.
Hal itu disampaikan Purbaya dalam Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan di IDN HQ, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).
"Saya enggak tahu itu apa yang terjadi sebetulnya. Itu kan sudah terjadi puluhan tahun seperti itu. Kementerian lembaga enggak bisa membelanjakan uangnya tepat waktu," ungkapnya.
Dia menegaskan, akan menghentikan penyaluran anggaran kepada K/L yang tidak membelanjakan anggarannya sesuai jadwal. Langkah itu, kata Purbaya, bukan bertujuan memotong anggaran, melainkan mendorong belanja.
"Kalau mereka enggak belanjain, gua potong aja anggarannya. Bukan, bukan dipotong. Saya akan setop, saya enggak kirim aja biar mereka teriak-teriak. Tapi tujuannya satu, biar mereka belanja tepat waktu, tepat sasaran, dan enggak bocor," tegasnya.
Purbaya juga mengungkapkan, belakangan sejumlah menteri langsung meminta bertemu dengannya untuk mengajukan tambahan anggaran. Namun, dia menilai permintaan itu belum tentu diiringi dengan kualitas belanja yang baik atau sesuai target.
"Begitu mereka dengar saya ngomong gitu, berame-rame mereka mau ketemu saya sekarang, menteri-menteri. Minta anggaran nambah aja. Padahal belanjanya belum tentu baik, belum tentu sesuai dengan yang ditargetkan," tuturnya.
Meski demikian, Purbaya menegaskan fokus utamanya adalah memastikan arah kebijakan fiskal berjalan dengan benar. Dia menekankan pentingnya memastikan mesin fiskal pemerintah tetap bergerak optimal agar belanja negara benar-benar berdampak bagi perekonomian.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".
















