Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Screenshot_20260110_150150_YouTube.jpg
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa usai menelepon Presiden Prabowo Subianto. (YouTube/DPR RI)

Intinya sih...

  • Purbaya meminta Dasco bantu komunikasikan ke Prabowo

  • Anggaran dipastikan cukup untuk kembalikan TKD Aceh

  • Dasco sambungkan Purbaya ke Prabowo

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan dana transfer ke daerah (TKD) untuk Aceh pada 2026 tidak mengalami pemotongan. Kepastian itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, setelah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto melalui komunikasi yang difasilitasi Wakil Ketua DPR Republik Indonesia, Sufmi Dasco Ahmad.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Pemerintah pada Sabtu (10/1/2026). Perwakilan Aceh meminta agar efisiensi anggaran TKD yang sempat direncanakan dapat dikembalikan pada tahun anggaran 2026.

"Kan saya sudah bilang waktu itu akan kami ini (kembalikan) ya kan. Saya hanya belum berani ngomong ke Presiden nih. Tapi, ini kan dananya sudah ada nih. Jadi dana bukan kendala. Anda pakai saja. Nanti saya pasti ngomong," kata Purbaya menanggapi perwakilan Aceh.

1. Purbaya minta Dasco bantu komunikasikan ke Prabowo

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad ketika memimpin rapat koordinasi pemulihan bencana Sumatra di Aceh. (Dokumentasi DPR)

Dalam rapat tersebut, Purbaya menyampaikan Kemenkeu telah menghitung ketersediaan anggaran sehingga dana untuk Aceh tidak menjadi persoalan. Namun, dia menekankan keputusan penghapusan efisiensi tetap memerlukan persetujuan Presiden.

Purbaya meminta Dasco untuk membantu menyampaikan hal tersebut kepada Prabowo agar proses pengambilan keputusan bisa berlangsung lebih cepat.

"Atau minta saja Pak Ketua (Dasco) yang ngomong tuh. Pasti lebih cepat. Saya pikir, kalau Bapak bisa mutusin sekarang ya kita... Tapi mesti lapor ke Presiden ya Pak ya. Bapak lapor ke Presiden lah. Saya lapor dikit-dikit," ujar Purbaya.

2. Anggaran dipastikan cukup untuk kembalikan TKD Aceh

Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor LPS, Jakarta, Rabu (8/10/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)

Secara perhitungan fiskal, Kemenkeu mampu menghapus efisiensi anggaran untuk Aceh. Purbaya menyebut alokasi TKD Aceh direncanakan kembali ke posisi seperti tahun sebelumnya. Apalagi, Aceh merupakan daerah terdampak bencana.

"Karena ini kan daerah bencana harusnya enggak ada masalah. Jadi dari saya posisinya seperti itu," katanya.

3. Dasco sambungkan Purbaya ke Prabowo

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menelepon Presiden Prabowo Subianto. (YouTube/DPR RI)

Proses pengambilan keputusan berlanjut saat Dasco menghubungi Prabowo melalui sambungan telepon di tengah rapat. Setelah komunikasi terjalin, sambungan tersebut diberikan kepada Purbaya untuk menyampaikan langsung penjelasan terkait anggaran Aceh.

"Halo selamat pagi, Pak," kata Purbaya membuka percakapan dengan Prabowo via telepon.

Setelah menerima penjelasan itu, Presiden Prabowo menyatakan persetujuannya atas penghapusan efisiensi TKD Aceh. Purbaya kemudian menyampaikan kepada peserta rapat.

"Barusan Pak Ketua sudah telepon dan Pak Presiden bilang setuju. Jadi aman Anda semuanya. Ini tindak lanjut rapat kemarin nih ya yang saya lalai, baru Pak Ketua yang menjalankan. Makasih Pak Ketua," ujar Purbaya.

Editorial Team