Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi meta (unsplash.com/Dima Solomin)
Ilustrasi meta (unsplash.com/Dima Solomin)

Intinya sih...

  • Iklan kasino ilegal menargetkan pengguna di Facebook dan Instagram

  • Meta dikritik gagal cegah iklan judi ilegal meski punya teknologi pemblokiran canggih

  • Meta diminta bertanggung jawab atas maraknya iklan judi ilegal

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Time - Komisi Perjudian Inggris menuduh Meta Platforms, perusahaan induk Facebook dan Instagram, membiarkan beredarnya iklan kasino online ilegal di platformnya. Regulator independen tersebut menyatakan Meta diduga menutup mata terhadap aktivitas promosi dari pelaku kriminal yang memanfaatkan platform media sosialnya untuk menayangkan iklan perjudian tanpa izin.

Dalam pidatonya di ajang ICE Barcelona pada Senin (19/1/2026), Direktur Eksekutif Komisi Perjudian Inggris, Tim Miller, menegaskan bahwa iklan-iklan tersebut kerap muncul di linimasa pengguna dan berpotensi menjebak masyarakat untuk mengakses situs perjudian ilegal. Ia juga menilai Meta tampak rela menerima pendapatan iklan dari pihak-pihak yang melanggar hukum, dan menyerukan agar perusahaan mengambil langkah tegas untuk membersihkan platformnya dari konten semacam itu.

1. Iklan kasino ilegal menargetkan pengguna di Facebook dan Instagram

ilustrasi logo Meta (unsplash.com/Mariia Shalabaieva)

Komisi Perjudian Inggris menemukan banyak iklan kasino online ilegal yang muncul di platform Facebook dan Instagram, menargetkan pengguna di Inggris melalui pustaka iklan Meta yang dapat diakses publik. Banyak dari iklan tersebut diketahui mempromosikan situs perjudian yang tidak terdaftar dalam GamStop, yakni skema pengecualian diri nasional bagi individu dengan masalah perjudian di Inggris.

Direktur Eksekutif Komisi Perjudian Inggris, Tim Miller, menyatakan bahwa hampir setiap pengguna yang menghabiskan waktu di platform Meta kemungkinan besar pernah melihat iklan serupa muncul di linimasa mereka. Ia menilai keberadaan iklan ini sebagai bukti lemahnya pengawasan platform terhadap konten berisiko tinggi.

Miller juga mengkritik pendekatan reaktif Meta yang hanya menghapus iklan setelah ada laporan pelanggaran. Ia menyebut kebijakan tersebut tidak kredibel, mengingat pustaka iklan Meta justru memungkinkan siapa pun dengan mudah menemukan iklan semacam itu menggunakan kata kunci seperti “not on GamStop.”

2. Meta dikritik gagal cegah iklan judi ilegal meski punya teknologi pemblokiran canggih

Logo Meta (facebook.com/Meta Indonesia)

Meta Platforms mendapat kritik tajam karena dianggap gagal secara proaktif mencegah iklan kasino online ilegal beredar di platformnya. Regulator menilai perusahaan induk Facebook dan Instagram itu seharusnya mampu menggunakan teknologi pencarian berbasis kata kunci miliknya untuk memblokir iklan perjudian ilegal, namun justru memilih tidak melakukannya.

Tim Miller menyebut lemahnya pengawasan Meta seolah membuka ruang bagi kejahatan daring. Ia menegaskan, situasi ini menunjukkan keengganan Meta untuk bertindak tegas sebelum mendapat laporan pelanggaran.

“Jika kami bisa menemukannya, maka Meta juga bisa. Mereka hanya memilih untuk tidak melihatnya,” ujar Miller, dikutip Channel News Asia.

Miller juga mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakmampuan Meta mengambil langkah mandiri. Ia mengatakan terkejut jika perusahaan teknologi sebesar Meta tidak mampu menggunakan sistem kata kuncinya secara proaktif untuk menghentikan promosi perjudian ilegal. Menurutnya, sikap pasif perusahaan memberi kesan bahwa Meta rela menerima uang dari aktivitas ilegal hingga ada keluhan dari pengguna atau regulator.

3. Meta diminta bertanggung jawab atas maraknya iklan judi ilegal

logo Meta (pexels.com/Julio Lopez)

Komisi Perjudian Inggris menilai iklan kasino online ilegal di platform Meta merugikan konsumen rentan karena situs-situs tersebut tidak membayar pajak dan berpotensi menipu pengguna, termasuk mereka yang telah mengecualikan diri melalui program GamStop. Regulator menyebut operator ilegal ini memanfaatkan celah di media sosial untuk memasarkan layanan perjudian tanpa izin secara luas.

Antara April hingga Desember 2025, Komisi Perjudian Inggris berhasil memusnahkan 627 situs perjudian ilegal yang beroperasi di Inggris. Namun, Tim Miller menegaskan bahwa upaya ini tidak akan cukup tanpa tanggung jawab langsung dari platform besar seperti Meta. Ia menyoroti bahwa regulator justru menghabiskan sumber daya publik untuk pekerjaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan teknologi.

“Hal ini bisa menimbulkan kesan bahwa mereka sengaja mengabaikannya dan tetap menerima uang dari penjahat dan penipu hingga ada yang menyorotinya,” ujar Miller, dikutip Bloomberg.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team