PLN Indonesia Power (PLN IP), melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan. (Dok/Istimewa)
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyebut 2026 sebagai fase krusial dalam akselerasi transisi energi melalui eksekusi strategi yang terukur dan berdampak nyata.
“PLN Indonesia Power berkomitmen menjadikan 2026 sebagai tahun akselerasi transisi energi. Kami tidak hanya menjaga keandalan pembangkit, tetapi juga mempercepat pemanfaatan energi bersih, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan dan negara,” kata Bernadus.
Dalam menghadapi tantangan bisnis 2026, PLN Indonesia Power melanjutkan transformasi korporasi dengan fokus pada operational excellence berbasis digital, cost leadership, percepatan transisi energi, pengembangan pembangkit, serta penguatan portofolio bisnis di luar penjualan listrik atau beyond kWh.
Dengan pengesahan RKAP 2026, PLN Indonesia Power meneguhkan komitmennya untuk memastikan setiap strategi diwujudkan dalam aksi nyata serta mendorong transformasi hijau menuju masa depan energi yang berkelanjutan.