Jakarta, IDN Times - Nilai tukar rupiah menyentuh level Rp17.614 per dolar AS pada perdagangan Jumat (15/5/2026), menandai posisi terlemah rupiah sepanjang sejarah. Pelemahan ini dipicu oleh tekanan pasar global, khususnya terkait kondisi konflik Timur Tengah, serta sentimen ekonomi dalam negeri yang masih menghadapi berbagai tantangan.
"Iya bisa dibilang terlemah (sepanjang sejarah)," kata Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, kepada IDN Times, Jumat (15/5/2026).
