Ilustrasi saham (pexels.com/StockRadars Co.)
Selain faktor eksternal, sentimen domestik juga turut membebani pergerakan rupiah. Investor disebut cenderung mengambil posisi risk off menjelang pengumuman MSCI yang dinilai berpotensi mempengaruhi arus modal asing di pasar keuangan domestik.
Pengumuman hasil rebalancing MSCI Indonesia (May 2026 Index Review) dijadwalkan pada 12 Mei 2026 (waktu Eropa/AS), dan efektif berlaku pada penutupan pasar 29 Mei 2026.
Dia menambahkan, apabila hasil evaluasi MSCI lebih mengecewakan dari ekspektasi pasar, maka terdapat risiko arus modal keluar (capital outflow) yang lebih besar dari investor asing. Namun demikian, Lukman menilai pasar saham domestik kemungkinan sudah mengantisipasi skenario terburuk terkait pengumuman MSCI tersebut.
“Apabila MSCI lebih mengecewakan tentunya dikhawatirkan outflow akan lebih besar. Namun melihat perkembangan terbaru, IHSG seharusnya sudah priced in worst case MSCI,” tuturnya.