Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan sentimen pasar global terguncang oleh perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di AS, menyusul diluncurkannya investigasi kriminal terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, oleh jaksa AS.
"Sentimen pasar telah terguncang oleh perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Amerika Serikat," kata Ibrahim.
Dia menilai meningkatnya tekanan politik terhadap bank sentral AS tersebut telah melemahkan kepercayaan pasar terhadap arah kebijakan moneter Negeri Paman Sam. Kondisi itu memicu ketidakpastian di pasar keuangan global, termasuk pasar valuta asing negara berkembang.
Powell menyebut langkah Departemen Kehakiman AS (DOJ) bermuatan politik. Dia menegaskan investigasi tersebut tidak berkaitan dengan kesaksiannya di Senat pada Juni 2025 maupun proyek renovasi gedung Federal Reserve, dan menyebut alasan tersebut hanya sebagai dalih.
Powell juga menyoroti isu yang lebih besar, yakni apakah bank sentral masih dapat menetapkan suku bunga berdasarkan data dan kondisi ekonomi, atau justru berada di bawah tekanan serta intimidasi politik.