Jakarta, IDN Times - Rusia resmi melarang seluruh produsen energi dalam negeri untuk mengekspor bensin mulai 1 April 2026. Keputusan yang diumumkan pada akhir pekan lalu bertujuan untuk mengamankan ketersediaan stok bahan bakar di dalam negeri. Langkah tegas ini diambil setelah Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, memberikan instruksi khusus kepada Kementerian Energi guna menghentikan pengiriman bahan bakar ke pasar internasional.
Kebijakan ini menjadi langkah antisipasi Rusia menghadapi lonjakan harga bahan bakar global yang dipicu oleh memanasnya konflik di Iran dan Timur Tengah. Pemerintah Rusia menilai bahwa pembatasan ekspor sangat diperlukan untuk membentengi pasar domestik dari guncangan harga dunia yang tidak menentu. Melalui aturan baru ini, Rusia berharap stabilitas ekonomi nasional tetap kokoh meski situasi geopolitik global sedang diliputi ketidakpastian.
