Jakarta, IDN Times - Serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1/2026), menyebabkan gangguan serius pada lalu lintas udara di wilayah Karibia. Operasi militer tersebut berujung pada penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh pasukan AS.
Sebagai langkah keamanan, Federal Aviation Administration (FAA) menutup sebagian ruang udara di atas wilayah Karibia dan sekitarnya, memaksa sejumlah penerbangan sipil untuk mengalihkan rute. Penutupan ini dilakukan untuk menghindari risiko keselamatan akibat aktivitas militer di wilayah tersebut.
