Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
SKB tersebut mengatur penugasan kepada BUMN bidang pangan dalam rangka penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) 2026. Salah satu mandat utama yang diberikan adalah pengadaan CBP sebesar 4 juta ton setara beras, dengan prioritas pembelian dari produksi dalam negeri.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, komitmen Bulog untuk menjalankan mandat tersebut. Hingga 2 Februari 2026, realisasi pengadaan dalam negeri telah mencapai 112.032 ton setara beras.
“Sesuai dengan mandat dalam Rakortas yang menetapkan target pengadaan sebesar 4 juta ton setara beras yang berasal dari gabah kering panen dengan catatan any quality yang memasuki usia panen, sebagai wujud komitmen tersebut, per tanggal 2 Februari 2026, realisasi pengadaan dalam negeri mencapai 112.032 ton setara beras,” kata Rizal.
Untuk mempercepat pencapaian target, Bulog mengoptimalkan tim jemput pangan di berbagai daerah sentra produksi.
“Dalam mengakselerasi target tersebut, kami mengoptimalkan tim jemput pangan untuk komoditas gabah kering panen dan jagung pipil kering. (Kami) selalu sinergi dengan TNI, Polri dan petugas PPL, petugas penyuluh pertanian, untuk memastikan serapan GKP any quality telah memasuki usia panen,” ujar Rizal.