Dalam dunia ritel modern, keputusan pembelian pelanggan tidak selalu direncanakan sejak awal. Banyak konsumen datang ke toko dengan daftar belanja tertentu, tetapi akhirnya membeli produk tambahan yang sebelumnya tidak mereka rencanakan. Fenomena ini dikenal sebagai impulse buying atau pembelian impulsif, yaitu keputusan membeli produk yang muncul secara spontan ketika pelanggan melihat barang yang menarik, mudah dijangkau, atau dianggap memberikan nilai tambah. Bagi pelaku usaha, impulse buying menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan nilai transaksi tanpa harus menambah jumlah pengunjung toko.
Salah satu cara yang efektif untuk mendorong impulse buying adalah melalui penerapan planogram, yaitu strategi penataan produk di rak berdasarkan posisi, kategori, ukuran, hingga perilaku belanja konsumen. Planogram bukan sekadar menyusun barang agar terlihat rapi, tetapi merupakan teknik visual merchandising yang dirancang untuk mengarahkan perhatian pelanggan dan meningkatkan peluang pembelian. Dengan tata letak yang tepat, toko dapat membuat pelanggan menemukan lebih banyak produk menarik selama berbelanja. Berikut beberapa strategi planogram untuk tingkatkan impulse buying konsumen.
