Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KA Bandara KAI Angkut 7,47 Juta Penumpang pada Semester I-2026

KA Bandara KAI Angkut 7,47 Juta Penumpang pada Semester I-2026
Layanan kereta api (KA) akses bandara atau KA Bandara. (dok. KAI)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • KAI mencatat 7,47 juta penumpang layanan kereta bandara pada semester I-2026, naik 2,94 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
  • LRT Sumsel dan KAI Bandara Sumatra Utara menjadi penyumbang terbesar dengan total lebih dari 4,3 juta penumpang selama enam bulan pertama 2026.
  • Layanan KA Bandara Yogyakarta dan Commuter Line Basoetta juga mencatat volume tinggi, sementara KAI mengimbau masyarakat memesan tiket resmi untuk hindari kepadatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaporkan layanan kereta penunjang akses bandara yang dikelolanya mengangkut 7.468.887 penumpang selama semester I-2026.

Angka tersebut naik sebesar 2,94 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025, yang mencatat angka 7.255.754 penumpang.

Terjadi pertumbuhan volume penumpang sebesar 213.133 orang dalam enam bulan pertama tahun ini.

"Layanan kereta api menuju bandara memberikan pilihan perjalanan yang terjadwal sekaligus memudahkan pelanggan merencanakan perjalanan lanjutan. Kehadiran layanan ini membantu masyarakat menghubungkan perjalanan udara dengan pusat kota," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangan resmi, Minggu (12/7/2026).

1. LRT Sumsel dan KAI Bandara Sumatra Utara jadi kontributor terbesar

Penumpang LRT Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
Penumpang LRT Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Dari total delapan layanan yang dioperasikan, LRT Sumatra Selatan (Sumsel) relasi Stasiun DJKA–Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pp menjadi kontributor tunggal terbesar dengan capaian 2.206.496 penumpang.

Di posisi kedua, total pergerakan penumpang KAI Bandara di wilayah Sumatra Utara mencapai 2.139.234 orang, yang terbagi dalam dua relasi utama KA Srilelawangsa (Medan–Kuala Bingai pp sebanyak 1.345.715 penumpang dan Medan–Kualanamu pp sebanyak 793.519 penumpang).

2. Layanan KA Bandara Basoetta dan Yogyakarta jadi andalan

KA Bandara KAI Angkut 7,47 Juta Penumpang pada Semester I-2026
Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Di wilayah Yogyakarta, KAI Bandara mengangkut total 1.343.663 pelanggan melalui dua opsi layanan menuju Bandara YIA, yaitu KA Bandara YIA Reguler (908.898 penumpang) dan KA Bandara YIA Xpress (434.765 penumpang).

Sementara itu, untuk wilayah Jabodetabek, Commuter Line Basoetta relasi Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta pp menyumbang volume penumpang yang signifikan sebesar 1.197.413 orang.

3. Rincian kinerja 8 layanan KA akses bandara di semester I-2026

Petugas keamanan kereta bandara Yogyakarta. (Dok. Istimewa)
Petugas keamanan kereta bandara Yogyakarta. (Dok. Istimewa)

Berikut rincian volume penumpang dari delapan layanan konektivitas bandara milik KAI Group:

  • LRT Sumsel (DJKA–Bandara SMB II pp): 2.206.496 penumpang
  • KA Srilelawangsa (Medan–Kuala Bingai pp): 1.345.715 penumpang
  • Commuter Line Basoetta (Manggarai–Soekarno-Hatta pp): 1.197.413 penumpang
  • KA Bandara YIA Reguler (Yogyakarta–Wates–YIA pp): 908.898 penumpang
  • KA Srilelawangsa (Medan–Kualanamu pp): 793.519 penumpang
  • KA BIAS (Bandara Adi Soemarmo–Madiun/Caruban pp): 461.482 penumpang
  • KA Bandara YIA Xpress (Yogyakarta–YIA pp): 434.765 penumpang
  • KA Minangkabau Ekspres (Pulau Aie–Bandara Minangkabau pp): 120.599 penumpang

Manajemen KAI mengimbau para calon penumpang untuk selalu memeriksa jadwal perjalanan secara berkala dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi resmi demi mengantisipasi kepadatan menuju bandara.

"Perjalanan yang nyaman menuju bandara dimulai dari perencanaan waktu yang baik. Kami mengajak pelanggan memeriksa jadwal lebih awal dan menggunakan kanal resmi," ucap Anne.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More