Tano Puan terpilih sebagai salah satu program terbaik dalam Bumi Berseru Fest 2025. (dok. Telkom)
Salah satu contoh perempuan penggerak UMKM binaan Telkom adalah Dini Windu Asih, pemilik usaha kuliner Mbrebes Milli, yang bergabung sebagai UMKM binaan Telkom pada Januari 2025. Komunitas ini lahir dari kerinduan akan kehangatan masakan seorang ibu. Nama Mbrebes Milli, yang dalam bahasa Jawa menggambarkan air mata yang mengalir saat memotong bawang merah, kini bertransformasi menjadi simbol perjuangan dan kemandirian bagi kelompok ibu-ibu di tingkat kelurahan.
Sebagai ketua komunitas, Dini aktif mengajak para anggotanya bergabung dalam ekosistem Rumah BUMN Telkom. Melalui program pendampingan yang terstruktur, para pelaku usaha perempuan mendapatkan pembekalan kurikulum bisnis komprehensif mulai dari Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global. Pendampingan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku UMKM perempuan untuk memperluas pasar melalui pemanfaatan kanal digital.
Semangat kemandirian perempuan juga tercermin melalui inisiatif Tano Puan, usaha milik Siska Elvi Yunita yang terpilih sebagai salah satu program terbaik dalam Bumi Berseru Fest 2025, kompetisi aksi lingkungan yang diinisiasi oleh Telkom. Nama Tano Puan berasal dari bahasa Batak, yaitu Tano (tanah) dan Puan (perempuan), yang merepresentasikan peran perempuan dalam menjaga dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.
Berangkat dari pengalaman pribadi sebagai korban konflik lahan gambut, Siska mendorong lahirnya pendekatan sustainable entrepreneurship yang memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan. Melalui kelompok Srikandi Purun Jaya, para perempuan mengolah tanaman purun menjadi produk eco craft bernilai ekonomi tinggi sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian ekosistem lahan gambut.