Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
PT Eagle High Plantations Tbk mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap III Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap II Tahun 2025 pada Rabu (7/1/2026). Total masing-masing nilai emisi obligasi dan sukuk tersebut Rp210 miliar, dan Rp290 miliar.
"Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi dan sukuk tersebut adalah idA- (Single A Minus) dan idA- sy (Single A Minus Syariah) dengan wali amanat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk," kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Minggu (11/1/2026).
Pada hari yang sama, PT Summarecon Agung Tbk jua menatatkan Obligasi Berkelanjutan V Summarecon Agung Tahap I Tahun 2025, dengan nilai nominal sebesar Rp351.960.000.000.
Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk obligasi tersebut adalah idA+ (Single A Plus). Adapun wali amanat dalam aksi korporasi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI.
PT Energi Mega Persada Tbk juga mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025 dengan total nilai nominal sebesar Rp500 miliar di BEI pada hari yang sama. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk obligasi tersebut adalah idA+ (Single A Plus) dengan wali amanat BRI.