Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (dok. YouTube World Economic Forum)

Intinya sih...

  • Trump memuji pertumbuhan ekonomi AS dan menyebutnya sebagai contoh bagi Eropa.

  • Trump mengkritik kebijakan ekonomi liberal di Eropa yang menurutnya tertinggal dibandingkan dengan AS.

  • Trump menggunakan Forum Davos untuk menegaskan citra populis pemerintahannya dan mengungkapkan langkah besar dalam mengatasi persoalan keterjangkauan di dalam negeri.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji kebijakan pemerintahannya sebagai pemicu lonjakan pertumbuhan ekonomi AS, saat membuka pidatonya di hadapan elite bisnis dan politik dunia dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Rabu (21/1/2026). Dalam kesempatan itu, Trump juga menyebut, agenda ekonominya dapat menjadi contoh bagi Eropa.

Trump mengatakan, kondisi ekonomi AS menunjukkan kinerja kuat setelah ia kembali menjabat sebagai presiden.

“Setelah 12 bulan kembali ke Gedung Putih, ekonomi kita sedang berkembang pesat. Pertumbuhan meledak, produktivitas meningkat, investasi melonjak, pendapatan melambung. Inflasi telah dikalahkan,” ujarnya.

Dalam pidato yang sama, Trump melontarkan peringatan kepada negara-negara Eropa. Ia menyatakan, pemerintah liberal di kawasan tersebut tertinggal dibandingkan Amerika Serikat, dan perlu meniru pendekatan kebijakan AS untuk memenuhi kebutuhan warganya.

“AS adalah mesin ekonomi di planet ini. Ketika Amerika berkembang pesat, seluruh dunia berkembang pesat,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa arah kebijakan Eropa “tidak benar”.

Pidato ini juga dimanfaatkan Trump untuk mengungkapan langkah besar pemerintahannya dalam mengatasi persoalan keterjangkauan di dalam negeri. Trump menjadikan Forum Davos sebagai panggung untuk menegaskan kembali citra populis, dengan kebijakan yang berpotensi menyasar pemangku kepentingan besar seperti bank Wall Street, perusahaan investasi, pengembang perumahan, dan perusahaan asuransi kesehatan.

Trump arahkan pesannya ke audiens di Davos dengan menggambarkan Eropa sebagai kawasan yang berubah akibat imigrasi massal, dan fokus pada energi hijau yang selama ini ia kritik keras.

“Saya ingin membahas bagaimana kami mencapai keajaiban ekonomi ini dan bagaimana Anda juga bisa berbuat lebih baik dengan mengikuti apa yang kami lakukan,” ujarnya, sembari menyebut beberapa wilayah di Eropa “bahkan tidak lagi dikenali”.

Editorial Team