Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Trump Usulkan Batas Bunga Kartu Kredit 10 Persen selama 1 Tahun
Ilustrasi kartu visa (unsplash.com/CardMapr.nl)

Intinya sih...

  • Trump kritik suku bunga tinggi dan tetapkan batas 10 persen untuk kartu kredit

  • Trump ingin ringankan beban konsumen

  • Trump lanjutkan agenda keterjangkauan lewat pembatasan suku bunga

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengusulkan kebijakan pembatasan suku bunga kartu kredit hingga maksimal 10 persen selama 1 tahun. Usulan tersebut ia sampaikan melalui unggahan di platform media sosial Truth Social.

Trump menyatakan, kebijakan ini dirancang untuk membantu meningkatkan keterjangkauan dan meringankan beban keuangan masyarakat AS. Rencana tersebut dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 20 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan 1 tahun masa pemerintahannya.

1. Trump kritik suku bunga tinggi dan tetapkan batas 10 persen untuk kartu kredit

Presiden Donald Trump menyatakan, pemerintahannya tidak akan lagi membiarkan perusahaan kartu kredit membebani masyarakat dengan suku bunga yang sangat tinggi. Ia menyoroti tingkat bunga kartu kredit yang saat ini mencapai antara 20 hingga 30 persen atau lebih.

“Mulai 20 Januari 2026, saya, sebagai Presiden AS, akan memberlakukan batas suku bunga kartu kredit maksimal 10 persen selama satu tahun,” tulis Trump dalam unggahannya di platform Truth Social.

Trump juga menuding pemerintahan sebelumnya di bawah Joe Biden sebagai penyebab maraknya suku bunga tinggi yang berkembang tanpa pengawasan memadai. Usulan pembatasan ini menjadi bagian dari langkah populis terbarunya yang menyoroti isu keterjangkauan biaya hidup dan beban ekonomi masyarakat AS.

2. Trump ingin ringankan beban konsumen

Rata-rata suku bunga kartu kredit di AS saat ini berada di kisaran 20 hingga 30 persen, menambah beban finansial konsumen di tengah tekanan inflasi yang berkepanjangan. Trump mengusulkan pembatasan sementara suku bunga maksimal 10 persen selama satu tahun untuk membantu meringankan beban rumah tangga.

Belum ada rincian mengenai mekanisme penerapan kebijakan ini, termasuk apakah akan diberlakukan melalui undang-undang Kongres atau melalui koordinasi dengan lembaga pengawas keuangan. Kebijakan tersebut diperkirakan dapat memengaruhi pendapatan bunga perusahaan kartu kredit besar seperti Visa dan Mastercard.

“Kami tidak akan lagi membiarkan masyarakat Amerika dirugikan oleh perusahaan kartu kredit yang mengenakan bunga 20 hingga 30 persen atau lebih, yang berkembang tanpa hambatan selama pemerintahan Joe Biden. Keterjangkauan harus diutamakan!” tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social, dikutip CNN.

3. Trump lanjutkan agenda keterjangkauan lewat pembatasan suku bunga

Pengumuman rencana pembatasan suku bunga kartu kredit datang setelah Presiden Donald Trump menginstruksikan pembelian obligasi hipotek bernilai miliaran dolar untuk menurunkan biaya perumahan. Ia juga memberlakukan larangan bagi investor institusional untuk membeli rumah tinggal keluarga tunggal, sebagai upaya menjaga akses kepemilikan rumah bagi masyarakat umum.

Kebijakan pembatasan bunga ini menandai pergeseran dari pendekatan pemerintahannya sebelumnya, yang sempat membatalkan aturan era Biden terkait batas biaya kartu kredit sebesar 8 dolar AS (Rp134,7 ribu). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi untuk merespons kekhawatiran pemilih menjelang pemilu paruh waktu pada November mendatang.

Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi mengenai kebijakan tersebut. Namun, melalui unggahan di media sosial, Trump menegaskan, pemerintahannya sedang menyiapkan penerapan batas tarif suku bunga kartu kredit tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team