Mau pensiun dini di usia 40-an kini semakin banyak dipertimbangkan oleh para pekerja produktif yang mulai merasa jenuh dengan tekanan kerja dan rutinitas harian. Keinginan ini umumnya muncul karena dorongan untuk memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga, menjaga kesehatan mental, serta menikmati hidup dengan ritme yang lebih seimbang. Fenomena tersebut terlihat di berbagai kalangan, terutama pekerja perkotaan yang telah bekerja lebih dari satu dekade.
Namun, keputusan pensiun dini tidak bisa diambil secara sembarangan karena menyangkut kesiapan finansial jangka panjang. Tanpa perencanaan yang matang, risiko kekurangan dana di masa depan bisa menjadi masalah serius. Oleh karena itu, memahami cara menghitung dan menyiapkan tabungan pensiun sejak dini menjadi langkah penting agar rencana pensiun dini dapat berjalan aman dan berkelanjutan.
