Ilustrasi menabung (freepik.com)
Gaya hidup hemat Buffett bukan sekadar kebiasaan, tapi cerminan nilai hidupnya. Ia selalu hidup di bawah kemampuannya, bahkan saat sudah menjadi miliarder. Kuncinya adalah menabung secara konsisten, tidak peduli berapa pun jumlahnya.
Misalnya, kamu bisa menyisihkan Rp100 ribu hingga Rp200 ribu setiap minggu. Jika dilakukan rutin, uang itu bisa berkembang menjadi tabungan besar yang siap digunakan untuk dana darurat atau modal investasi.
Menabung kecil-kecilan secara konsisten jauh lebih efektif daripada menunggu “uang besar” datang. Dengan begitu, kamu menciptakan benteng finansial yang melindungi masa depanmu dari utang dan tekanan keuangan mendadak.
Menurut Buffett, kamu tidak perlu menjadi ahli investasi atau punya gaji besar untuk kaya. Yang dibutuhkan hanyalah disiplin finansial, dengan menghindari utang berbunga tinggi, batasi gaya hidup konsumtif, dan jadikan menabung sebagai kebiasaan.
Jika kamu bisa menerapkan tiga hal sederhana ini, maka kamu sudah selangkah lebih dekat menuju kebebasan finansial seperti sang Oracle of Omaha.