Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Berinvestasi untuk Pemula yang Aman ala Warren Buffett

5 Cara Berinvestasi untuk Pemula yang Aman ala Warren Buffett
Warren Buffett (commons.wikimedia.org/USA International Trade Administration)
Intinya sih...
  • Pahami bisnis sebelum menaruh uang: Investor pemula harus memahami bisnis yang akan diinvestasikan. Pilih perusahaan dengan produk yang dipahami dan keuntungan yang jelas
  • Pilih perusahaan berkualitas dengan harga masuk akal: Lebih utamakan kualitas perusahaan daripada harga saham murah. Fokus pada fundamental kuat, manajemen kredibel, dan keunggulan kompetitif
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Investasi sering kali dianggap rumit oleh pemula karena dipenuhi istilah teknis, fluktuasi harga, dan risiko yang terasa menakutkan. Banyak orang ragu memulai karena khawatir salah langkah dan kehilangan uang di pasar saham. Padahal, membangun kekayaan tidak selalu harus dimulai dari strategi kompleks atau aktivitas jual beli yang agresif.

Warren Buffett, investor legendaris asal Amerika Serikat, justru membuktikan bahwa pendekatan sederhana bisa menghasilkan kinerja luar biasa dalam jangka panjang. Dilansir New Trader U, Buffett merangkum filosofi investasinya dalam lima aturan dasar yang mudah dipahami oleh investor pemula. Berikut lima prinsip utama yang kerap dijadikan rujukan saat membahas cara berinvestasi bagi pemula menurut Warren Buffett.

1. Pahami bisnis sebelum menaruh uang

5 Cara Berinvestasi untuk Pemula yang Aman ala Warren Buffett
ilustrasi berpikir (pexels.com/Jack Sparrow)

Warren Buffett menegaskan, investor sebaiknya hanya menanamkan uang pada bisnis yang benar-benar dipahami. Prinsip ini dikenal sebagai circle of competence, yakni batas pengetahuan yang dimiliki seseorang tentang suatu industri atau model bisnis. Bagi pemula, pendekatan ini membantu menghindari keputusan impulsif akibat ikut-ikutan tren pasar yang belum tentu dipahami risikonya.

Memahami bisnis juga tidak selalu berarti menguasai laporan keuangan yang rumit. Buffett justru menyarankan untuk memulai dari perusahaan yang produknya digunakan sehari-hari. Jika investor mampu menjelaskan bagaimana perusahaan memperoleh keuntungan dan mempertahankan pelanggan, itu sudah menjadi modal awal yang kuat. Inilah salah satu fondasi penting dalam pendekatan investasi Buffett bagi pemula.

2. Pilih perusahaan berkualitas dengan harga masuk akal

5 Cara Berinvestasi untuk Pemula yang Aman ala Warren Buffett
ilustrasi saham (pexels.com/StockRadars Co.,)

Dalam filosofi investasinya, Buffett lebih mengutamakan kualitas perusahaan dibandingkan harga saham yang terlihat murah. Ia mencari bisnis dengan fundamental kuat, manajemen yang kredibel, serta keunggulan kompetitif jangka panjang. Perusahaan dengan karakteristik tersebut cenderung lebih tahan menghadapi krisis dan perubahan ekonomi. Bagi pemula, fokus pada kualitas membantu mengurangi risiko kerugian besar.

Namun, kualitas tetap harus dibeli pada harga yang wajar. Buffett menilai saham murah belum tentu bernilai, sementara saham berharga tinggi bisa saja layak dibeli jika kinerja bisnisnya solid. Yang terpenting adalah kesesuaian antara harga saham dan kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Prinsip ini sering ditekankan Buffett saat menjelaskan strategi investasi yang sehat bagi investor pemula.

3. Anggap saham sebagai kepemilikan bisnis

5 Cara Berinvestasi untuk Pemula yang Aman ala Warren Buffett
ilustrasi investasi (pexels.com/AlphaTradeZone)

Buffett mengajak investor untuk melihat saham sebagai bagian kepemilikan bisnis, bukan sekadar instrumen spekulasi. Dengan pola pikir ini, investor akan lebih fokus pada kinerja perusahaan daripada pergerakan harga harian. Fluktuasi jangka pendek tidak lagi menjadi alasan untuk panik atau terburu-buru menjual saham. Pendekatan ini menumbuhkan sikap tenang dan rasional dalam berinvestasi.

Bagi pemula, pola pikir kepemilikan membantu membangun disiplin jangka panjang. Buffett sendiri terkenal menyimpan saham perusahaan berkualitas selama puluhan tahun. Strategi ini memungkinkan efek pertumbuhan majemuk bekerja secara optimal. Cara pandang seperti ini menjadi ciri khas pendekatan investasi Warren Buffett yang sering disarankan kepada pemula.

4. Bersikap berlawanan dengan emosi pasar

5 Cara Berinvestasi untuk Pemula yang Aman ala Warren Buffett
ilustrasi saham (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Salah satu nasihat Buffett yang paling terkenal adalah pentingnya bersikap berlawanan dengan emosi pasar. Ketika banyak investor bersikap serakah dan harga saham melonjak tinggi, ia justru cenderung berhati-hati. Sebaliknya, saat pasar diliputi ketakutan dan harga saham jatuh, Buffett melihat peluang untuk membeli bisnis berkualitas dengan harga lebih rendah. Prinsip ini menekankan peran logika dalam mengambil keputusan investasi.

Bagi investor pemula, mengendalikan emosi sering kali lebih sulit daripada memahami teori investasi. Penurunan harga saham kerap memicu kepanikan dan keputusan impulsif. Buffett mengajarkan ketakutan massal justru bisa menjadi sinyal peluang. Pendekatan ini kerap dijadikan contoh bagaimana pemula sebaiknya menyikapi volatilitas pasar ala Buffett.

5. Fokus pada tujuan jangka panjang

5 Cara Berinvestasi untuk Pemula yang Aman ala Warren Buffett
ilustrasi berpikir (pexels.com/Michael Burrows)

Buffett percaya waktu adalah aset terpenting dalam berinvestasi. Ia menilai pasar saham sulit diprediksi dalam jangka pendek, tetapi cenderung memberikan hasil positif dalam jangka panjang. Fokus pada tujuan jangka panjang membantu investor mengabaikan kebisingan pasar harian yang sering menyesatkan. Dengan begitu, keputusan investasi menjadi lebih konsisten.

Selain itu, fokus jangka panjang memungkinkan kekuatan bunga majemuk bekerja secara maksimal. Buffett kerap menekankan kekayaan besar dibangun dari pertumbuhan kecil yang konsisten selama bertahun-tahun. Kesabaran menjadi faktor pembeda antara investor yang sukses dan yang mudah menyerah. Inilah inti pendekatan investasi jangka panjang yang selalu ditekankan Buffett kepada investor pemula.

Kelima prinsip tersebut menunjukkan pendekatan investasi Warren Buffett untuk pemula tidak bergantung pada spekulasi atau strategi rumit. Justru kesederhanaan, disiplin, dan kesabaran menjadi fondasi utama yang ia tekankan sejak awal. Bagi pemula yang ingin memulai investasi dengan lebih tenang dan terarah, prinsip-prinsip Buffett ini layak dijadikan pegangan jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Alasan Investasi Emas Koin Ternyata Menjanjikan

16 Jan 2026, 00:25 WIBBusiness