Menetapkan batasan finansial dengan anak yang sudah dewasa sering kali menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi, kamu ingin membantu ketika mereka sedang kesulitan. Namun di sisi lain, kamu tidak ingin mereka menjadi bergantung secara terus-menerus.
Menurut Caleb Birkhoff, seorang licensed marriage and family therapist (LMFT) di Golden Gate Counseling Services, anak dewasa memiliki pemahaman yang lebih matang soal uang, termasuk seberapa banyak kamu miliki, sehingga permintaan bantuan mereka bisa terasa lebih terstruktur dan persuasif. Birkhoff menekankan, batasan terbaik adalah batasan yang ditentukan sejak awal.
“Seperti aturan batas kecepatan di jalan raya, semuanya jelas — dari aturan hingga konsekuensinya. Prinsip yang sama bisa diterapkan saat memberi dukungan finansial untuk anak dewasa,” ujarnya, dikutip dari GoBankingRates.
Artinya, mereka harus tahu lebih dulu sejauh mana kamu bersedia membantu, untuk tujuan apa, dan seberapa sering bantuan itu dapat diberikan. Nah, berikut beberapa tips profesional untuk menjaga batasan finansial dengan anak dewasa tanpa merusak hubungan.
