ilustrasi berpikir (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Investasi di unicorn memiliki risiko tinggi karena statusnya sebagai perusahaan privat. Akses informasi terbatas membuat kamu sulit menilai performanya secara objektif. Likuiditas saham juga rendah karena tidak bisa dijual bebas kapan saja. Situasi ini bisa membuat investasi menjadi kurang fleksibel dan sulit ditarik.
Fluktuasi valuasi juga bisa terjadi sewaktu-waktu. Penurunan minat investor atau kondisi ekonomi global bisa mengubah nilai perusahaan secara drastis. Banyak unicorn yang gak berhasil bertahan hingga IPO atau bahkan gagal berkembang. Pertimbangan matang sangat diperlukan sebelum kamu memutuskan ikut masuk ke dalamnya.
Unicorn memang terlihat menggiurkan karena menawarkan potensi keuntungan besar dan identik dengan inovasi. Informasi lengkap soal bagaimana unicorn bekerja bisa membantumu memahami risiko dan peluang di baliknya. Investasi ini tidak untuk semua orang, karena memerlukan modal besar dan toleransi risiko tinggi.
Kamu tetap bisa mendapatkan eksposur lewat instrumen yang lebih ramah investor ritel. Keputusan investasi sebaiknya tetap berdasarkan riset yang solid dan pertimbangan matang.