Pasar saham selalu bergerak naik dan turun. Banyak investor berharap harga saham yang mereka beli terus meningkat, tetapi kenyataannya tidak semua perusahaan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Dalam kondisi tertentu, sebuah saham bahkan bisa kehilangan seluruh nilainya hingga mendekati nol. Situasi ini biasanya terjadi ketika perusahaan mengalami masalah keuangan serius, seperti kebangkrutan atau gagal membayar utang.
Bagi investor, kondisi tersebut bisa menjadi mimpi buruk karena dana yang diinvestasikan berpotensi hilang sepenuhnya. Berikut penjelasan mengenai apa yang terjadi ketika saham jatuh ke nol, penyebabnya, dan cara melindungi portofolio investasi dari risiko tersebut, dikutip dari GOBankingRates.
