Kenaikan tarif impor ini langsung memberikan pengaruh pada pergerakan pasar komoditas domestik. Harga emas dan perak di Multi Commodity Exchange of India tercatat naik sekitar 6 persen pascapengumuman. Sebaliknya, harga saham perusahaan perhiasan justru mengalami penurunan. Saham Kalyan Jewellers turun 5,9 persen, dan Titan Company turun 1,5 persen.
Di samping dampak pasar, muncul kekhawatiran bahwa kebijakan ini dapat memicu maraknya aktivitas pasar gelap. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kenaikan pajak impor emas yang tinggi sering kali diikuti oleh peningkatan kasus penyelundupan. Terkait hal ini, sejumlah pelaku industri perhiasan turut memberikan pandangannya.
"Hal yang paling dikhawatirkan oleh pelaku industri adalah munculnya kembali pasar gelap, di mana aktivitas penyelundupan kemungkinan bertambah dan menciptakan ekonomi bayangan di negara ini," ungkap Ketua All India Gems and Jewellery Council, Rajesh Rokde, dilansir The Print.
Penerapan tarif tinggi ini diperkirakan akan berlangsung cukup lama, setidaknya hingga krisis di Timur Tengah mulai mereda.
"Kemungkinan tarif ini akan bertahan di angka tersebut selama sekitar satu tahun. Jumlah penjualan perhiasan mungkin akan turun 10 hingga 15 persen, tetapi nilai transaksinya akan tetap tinggi, sehingga pembeli kemungkinan beralih ke perhiasan dengan ukuran yang lebih ringan," pungkas Direktur Pelaksana dan CEO Senco Gold and Diamonds, Suvankar Sen.