Pergerakan harga Bitcoin dikenal fluktuatif dan sering mengkhawatirkan, terutama ketika grafik mulai bergerak turun. Banyak orang langsung menganggap setiap penurunan sebagai sinyal bahaya, padahal tidak semua penurunan memiliki makna yang sama. Di sinilah pentingnya memahami perbedaan antara koreksi harga dan crash agar kita dapat lebih rasional dalam berinvestasi.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menyamakan antara koreksi harga dengan crash. Padahal, keduanya memiliki karakteristik, penyebab, dan dampak yang berbeda. Dengan memahami bedanya koreksi harga dan crash pada Bitcoin, kita dapat melihat penurunan harga tanpa harus panik. Yuk, simak lebih lanjut penjelasannya di bawah ini!
