Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan uang primer (M0) adjusted sebesar 18,3 persen year on year (yoy) pada Februari 2026. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya atau Januari 2026 yang hanya 14,7 persen. Adapun dengan pertumbuhan lebih tinggi maka jumlah uang primer pada Februari 2026 mencapai Rp2.228 triliun.
"Uang Primer (M0) Adjusted pada Februari 2026 tumbuh 18,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 14,7 persen (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp2.228 triliun," sebut BI dalam rilis resminya, dikutip Jumat (6/3/2026).
