Gedung Bank BTN. (Dok/Istimewa).
Dalam ekspansi bisnis itu, Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu membeberkan perseroan membutuhkan modal Rp250 miliar untuk mendirikan anak usaha asuransi umum. Targetnya, rencana itu terealisasi pada semester II-2026.
Adapun untuk anak usaha pembiayaan, diperkirakan membutuhkan modal Rp3 triliun sampai Rp5 triliun, yang ditargetkan berdiri pada paruh kedua tahun ini.
“Kemudian kita ngusulkan ada penambahan kapital 1 di perusahaan asuransi dan pendirian anak usaha perusahaan pembiayaan seharia dan seterusnya,” tutur Nixon dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Senin (26/1/2026).