ilustrasi berkonsultasi dengan konsultan keuangan (pexels.com/Timur Weber)
Beberapa orang lebih suka mengelola uang mereka, namun ada juga yang meminta bantuan dari profesional seperti konsultan keuangan. Menurut laman Forbes, beberapa layanan yang diberikan konsultan keuangan seperti membantu penyusunan investasi dan pensiunan, memberikan saran tentang asuransi yang sesuai, dan masih banyak lagi.
Tak sedikit yang menganggap konsultan keuangan adalah seorang penasihat keuangan yang memberi gambaran pada klien tentang kesehatan keuangan secara menyeluruh. Nah dari hal ini, kamu jadi mudah menentukan langkah apa yang perlu diambil untuk memiliki passive income. Meski terbilang cukup menguras kantong, namun benefit yang bisa kamu dapatkan dari jasa kosultan keuangan terbilang sangat menguntungkan, kok.
Sebaiknya pilih penasihat keuangan yang profesional yang mempunyai sertifikat seperti Certified Internal Auditors (CIA), Certified Financial Planner (CFP), dan Certified Management Accountants (CMA). Selain itu, pilihlah penasihat yang mudah berkomunikasi yang dapat menjelaskan hal yang rumit jadi lebih mudah padamu sekaligus pendengar yang baik.
Beberapa cara di atas bisa kamu terapkan untuk mendapatkan passive income jika mempunyai pekerjaan tetap yang amat menyita waktu. Yang terpenting, kamu bisa mengurangi pengeluaran harian sehingga mempunyai cukup uang untuk investasi dan menabung. Nantinya, kamu jadi memiliki cukup passive income untuk hari tua.
Apa perbedaan passive income dan active income? | Active income berasal dari pekerjaan yang membutuhkan waktu dan tenaga secara langsung, sedangkan passive income tetap berjalan meski kamu tidak bekerja setiap hari. |
Apakah passive income cocok untuk pemula? | Sangat cocok, terutama jenis yang risikonya rendah seperti reksa dana, deposito, atau penjualan produk digital sederhana. Pemula bisa mulai dari jumlah kecil. |
Apakah passive income bisa menjadi sumber penghasilan utama? | Bisa, tetapi biasanya membutuhkan waktu untuk berkembang. Banyak orang memulai dari sampingan lalu meningkatkannya hingga menjadi penghasilan utama. |
Apa jenis passive income yang paling cepat menghasilkan? | Produk digital seperti e book, template, atau kursus online sering kali bisa menghasilkan lebih cepat karena tidak membutuhkan modal besar dan bisa dijual berkali kali. |
Apakah butuh skill khusus untuk membuat passive income? | Tidak selalu. Beberapa jenis seperti investasi bisa dipelajari dari dasar, sedangkan produk digital bisa dibuat sesuai kemampuan yang sudah dimiliki. |