Ilustrasi wajah perempuan dengan tulisan "No" (Pexels.com/SHVETS Production)
Perlu diingat jika dana darurat ini hanya digunakan untuk sesuatu yang sifatnya emergency pada waktu yang tidak terduga. Jangan sampai tergoda menggunakannya untuk hal-hal di luar itu.
Misalkan dana darurat ini kamu batasi penggunaannya hanya ketika terjadi sakit, bencana alam, perbaikan rumah, dan semacamnya. Maka diluar konteks itu dana darurat jangan dikeluarkan. Dengan begitu penting sekali membuat batasan tentang kapan dan bagaimana dana darurat ini digunakan.
Itulah beberapa cara menyiapkan dana darurat. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut kamu akan siap menghadapi berbagai kejadian tak terduga ke depannya. Alhasil, pondasi keuanganmu akan tetap kokoh berdiri walaupun diterpa beberapa gangguan.
Berapa besar dana darurat yang ideal? | Dana darurat yang ideal biasanya setara dengan 3–6 kali pengeluaran bulanan, disesuaikan dengan kondisi dan tanggungan kamu. |
Apa langkah pertama dalam menyiapkan dana darurat? | Langkah pertama adalah menghitung jumlah yang dibutuhkan berdasarkan pengeluaran rutin, lalu menentukan target nominal yang realistis. |
Bagaimana cara menabung secara konsisten untuk dana darurat? | Salah satu cara efektif adalah menyisihkan uang secara rutin setiap bulan, misalnya 10–20% dari penghasilan ke rekening khusus dana darurat. |
Haruskah dana darurat disimpan di rekening terpisah? | Ya. Menyimpan dana darurat di rekening khusus terpisah membantu menghindari penggunaan untuk kebutuhan bukan darurat. |
Apa strategi cepat mengumpulkan dana darurat? | Kamu bisa memanfaatkan penghasilan tambahan seperti bonus kerja untuk mempercepat pengumpulan dana darurat. |