Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Ciri Emas Perhiasaan yang Cocok untuk Investasi Jangka Panjang
ilustrasi emas perhiasan (unsplash.com/Zayed Ahmed Zadu)

Intinya sih...

  • Emas perhiasan dengan kadar tinggi lebih stabil di pasaran

  • Desain sederhana memiliki nilai jual yang lebih stabil

  • Sertifikat keaslian dan tingkat likuiditas memengaruhi nilai investasi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Emas perhiasan bukan hanya berfungsi sebagai pelengkap penampilan, namun juga kerap dijadikan sebagai instrumen investasi yang memiliki nilai tinggi. Namun, tidak semua emas perhiasan memiliki potensi serupa karena dipengaruhi berbagai faktor.

Banyak orang mungkin membeli emas perhiasan tanpa memperhitungkan soal nilai jual kembali, sehingga berpotensi mengalami kerugian ketika akan mencairkannya. Padahal dengan memahami beberapa ciri emas perhiasan berikut ini, kamu bisa menemukan yang paling cocok untuk investasi jangka panjang.

1. Memiliki kadar emas yang tinggi

ilustrasi emas perhiasan (unsplash.com/NEXARO STUDIO)

Emas perhiasan yang cocok untuk investasi biasanya memiliki kadar emas yang cukup tinggi seperti 22 karat atau bahkan mendekati emas murni. Kadar emas yang tinggi menunjukkan kandungan logam mulia di dalamnya jauh lebih besar, sehingga nilai jualnya pun lebih stabil di pasaran.

Perhiasan dengan kadar emas yang relatif rendah biasanya sudah dicampur dengan logam lain untuk bisa meningkatkan kekuatan dan memberikan variasi warna. Campuran tersebut akan menurunkan nilai investasi karena harga jual kembali biasanya jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan perhiasan emas berkadar tinggi.

2. Memiliki desain sederhana dan tidak terlalu rumit

ilustrasi emas perhiasan (unsplash.com/Gabriella S)

Perhiasan emas dengan desain sederhana biasanya memiliki nilai jual yang lebih stabil karena mengikuti selera pasar. Desain minimalis, juga memiliki biaya pembuatan yang jauh lebih rendah, sehingga selisih antara harga beli dan jual pun tidak terlalu besar.

Perhiasan dengan desain yang terlalu rumit justru memiliki ongkos pembuatan yang jauh lebih tinggi, sehingga hal ini juga harus diperhitungkan. Pada saat emas tersebut dijual kembali, biaya yang ada tidak dihitung sebagai nilai emas, sehingga akan mengurangi keuntungan investasi yang diperoleh.

3. Memiliki sertifikat atau tanda keaslian

ilustrasi emas perhiasan (unsplash.com/Sandy Millar)

Emas perhiasan yang telah dilengkapi dengan sertifikat resmi atau cap kadar emas biasanya akan memberikan jaminan terkait keaslian produk. Sertifikat memudahkan proses penjualan kembali karena pembeli biasanya ingin memastikan kualitas dan kadarnya jelas.

Perhiasan tanpa tanda keaslian sering menimbulkan keraguan ketika akan dijual kembali. Kondisi inilah yang akan menurunkan nilai tawar karena pembeli biasanya memerlukan proses pengecekan tambahan yang akan memakan waktu dan biaya, bahkan mungkin dengan nominal yang tidak sedikit.

4. Memiliki tingkat likuiditas yang baik

ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/CAMERA TREASURE)

Perhiasan emas yang mudah dijual kembali biasanya memiliki tingkat likuiditas yang lebih baik, sehingga cocok untuk digunakan investasi. Produk yang umum diproduksi oleh toko atau merek terpercaya biasanya akan lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.

Likuiditas yang tinggi dapat membantu pemilik emas untuk memperoleh dana dengan lebih cepat ketika diperlukan. Perhiasan yang terlalu unik atau jarang diminati biasanya memerlukan waktu yang lebih lama untuk dijual, sehingga dapat menurunkan harga jualnya.

Memilih emas perhiasan sebagai investasi jelas memerlukan pertimbangan yang matang. Justru dengan memperhatikan beberapa hal di atas, maka emas perhiasan bisa menjadi aset yang bernilai secara finansial. Melalui langkah-langkah yang tepat, emas perhiasan bisa dijadikan investasi yang menjanjikan di masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team